thumbnail Halo,

Inilah tiga pemain terbaik AS Roma musim 2011/12 pilihan GOAL.com. Siapa pilihan Anda?

Proyek anyar untuk membangun kembali AS Roma menjadi pesaing kuat di Serie A tak berlangsung mulus musim ini. Fondasi tampak solid dengan kepemimpinan figur senior seperti Francesco Totti dan Daniele De Rossi, tapi hasil awal membuat frustrasi pelatih, pemain, maupun fans.

Banyak hal diharapkan dengan kedatangan Luis Enrique mengambil alih kursi allenatore di Stadio Olimpico, namun mantan pelatih Barcelona B itu ternyata gagal memenuhi ekspektasi. Tak terlalu banyak momen menyenangkan bagi Giallorossi musim ini, terutama mengingat mereka kalah dua kali dari musuh sekota, Lazio.

Meski demikian, tak semua hal berjalan buruk bagi Serigala Ibukota musim ini.

Banyak rekrutan anyar pada mercato musim panas tampil mengesankan di lapangan dan kemungkinan besar akan lebih baik dalam beberapa tahun ke depan untuk membantu Roma kembali ke jajaran elite Serie A.

Untuk mewujudkan hasrat tersebut, Giallorossi mesti tetap mengandalkan Fabio Borini, yang telah terbukti sebagai salah satu prospek paling bersinar saat ini. Pablo Osvaldo juga merupakan bagian integral tim, sementara pengaruh Totti tak bisa diabaikan karena dia adalah kapten skuad muda ini.

Berdasarkan penampilan bersama klub di semua kompetisi, di bawah ini GOAL.com menyajikan tiga nomine pemain terbaik Roma musim 2011/12.

FABIO BORINI | STRIKER
Kompetisi Laga
Gol Assist Kartu Kuning
Kartu Merah
Serie A 23 9 0 3 0
Coppa Italia 2 1 0 0 0
Eropa 0 0 0 0 0
Lainnya 1 0 0 0 0
Total 26 10 0 3 0

Direkrut dari Parma sebagai personel pinjaman pada hari terakhir jendela transfer musim panas, semula Borini tampak ditakdirkan untuk sekadar menjadi pemain cadangan bagi I Lupi. Namun, Luis Enrique cepat menyadari akan kehadiran seorang youngster berbakat dalam skuadnya dan memutuskan memberi kans kepada Borini untuk bersinar.

Ia turun melakoni laga pertama musim ini pada 11 September, menggantikan Osvaldo dalam kekalahan 2-1 kontra Cagliari, dan kemudian mencetak gol debut buat Roma pada 26 Oktober ke gawang Genoa. Seiring berjalannya musim, pemuda 21 tahun itu kian mengesankan dan dianggap sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan dalam tim, bersama Erik Lamela serta Bojan Krkic.

Pada 23 Januari, Roma membeli 50 persen hak kepemilikan Borini dengan harga €2,3 juta plus Stefano Okaka. Keputusan itu tepat menilik kontribusi sang pemain berupa sembilan gol dalam 23 gim Serie A sejauh ini.

PABLO OSVALDO | STRIKER
Kompetisi Laga
Gol Assist Kartu Kuning
Kartu Merah
Serie A 25 11 5 3 2
Coppa Italia 0 0 0 0 0
Eropa 0 0 0 0 0
Lainnya 1 0 0 0 0
Total 26 11 5 3 2

Langkah Roma menggelontorkan dana €15 juta untuk mendaratkan Osvaldo dari Espanyol pada 25 Agustus membuat banyak orang mengangkat alis. Meski sang striker sempat gagal unjuk gigi di Bologna pada 2010, catatan mengilapnya di Tanah Matador, dengan rata-rata satu gol setiap dua partai, meyakinkan kubu Roma untuk merogoh kocek lumayan dalam guna menebusnya.

Pemain 26 tahun itu pun langsung membungkam segala keraguan dengan melesakkan empat gol dalam enam laga perdananya di Serie A bersama I Lupi, dan memperoleh julukan “Simba” dari para suporter Giallorossi. Performa ciamik tersebut menarik perhatian pelatih timnas Italia, Cesare Prandelli, yang memanggilnya untuk laga kualifikasi Euro 2012 melawan Serbia dan Irlandia Utara.

Sayang, absen cukup panjang selama enam pekan akibat cedera paha dalam sesi latihan pada awal Januari membuat performa Osvaldo tak sedominan sebelumnya, namun secara keseluruhan penampilannya musim ini, di mana ia telah mengemas 11 gol dari 25 partai liga, tetap layak diacungi jempol.

FRANCESCO TOTTI | STRIKER
Kompetisi Laga
Gol Assist Kartu Kuning
Kartu Merah
Serie A 24 6 6 6 0
Coppa Italia 2 0 0 1 0
Eropa 0 0 0 0 0
Lainnya 0 0 0 0 0
Total 26 6 6 7 0

Dengan statusnya sebagai simbol Roma, sang kapten legendaris semula tampak bakal berbenturan dengan kepribadian Luis Enrique pada awal musim. Beruntung, arsitek tim asal Spanyol itu memahami makna penting kehadiran sang veteran setelah I Giallorossi terdepak dari Liga Europa pada babak play-off.

Totti tak cuma memberikan gol dan assist, tetapi juga kharisma, dan ia mampu menularkan kepercayaan diri kepada para anggota tim yang lain, terutama wajah-wajah baru. Koleksi gol pemain 35 tahun ini memang tak sebanyak seperti musim-musim sebelumnya, tapi ia menunjukkan kemampuannya mengatur permainan masih prima dengan bukti enam assist.

Er Pupone harus menanti hingga 8 Januari untuk membuka rekening golnya dengan dua kali menggetarkan jala Chievo, namun setelah itu ia langsung membukukan sepasang gol lagi menghadapi Cesena, yang membawanya melampaui rekor Gunnar Nordahl sebagai pencetak gol terbanyak untuk satu klub Serie A (211 gol). Catatan itu kemudian dipertajam Totti dengan satu gol masing-masing versus Udinese dan Fiorentina.

TERBAIK: FABIO BORINI

PERFORMA GEMILANG
Roma-Cesena (k) M 5-1
1 GOL

Inter (k) M 4-0
2 GOL

Palermo (t) M 1-0
1 GOL


Borini merupakan salah satu titik terang dalam salah satu kampanye paling suram bagi Giallorossi. Performa positif Borini juga membuatnya menerima panggilan ke skuad Italia untuk kali pertama pada Februari.

Eks pemain Chelsea ini adalah rekrutan terbaik Luis Enrique di bursa transfer, dan sang allenatore adalah satu-satunya orang yang mempercayai kemampuan sang youngster pada awal musim. Borini tentunya memiliki masa depan cerah di Stadio Olimpico dan bisa menjadi andalan utama dalam skuad untuk beberapa tahun ke depan.

Redaksi GOAL.com sudah menunjuk pemain terbaik Roma, bagaimana dengan pemain terbaik versi pembaca?

Ikuti
polling kami di bawah ini dan berikan alasan mengapa Anda memilih pemain tersebut sebagai yang terbaik. Komentar terbaik akan ditampilkan dalam hasil polling yang akan diterbitkan dalam beberapa hari ke depan.



Tendangan Bebas

Siapakah Pemain Terbaik AS Roma Musim Ini?

Terkait