thumbnail Halo,

Inilah debat yang paling ditunggu-tunggu. Mari kita tentukan pemenangnya di sini.

Oleh Bima Prameswara Said

Melalui proses penyaringan yang panjang, GOAL.com Indonesia akhirnya memilih beberapa gol terbaik yang dihasilkan melalui tendangan bebas, dengan kriteria sebagai berikut:

1. Tendangan bebasnya dinilai sangat berharga buat tim; gol penentu kemenangan.
2. Dikenang sepanjang masa (memorable) - golnya berdampak kuat terhadap daya ingat seseorang.
3. Kreatifitas tendangan bebas hingga gol itu terjadi.
4. Tingkat kesulitannya: jumlah pemain lawan yang memasang tembok, sudut dan jarak ke gawang.

Kandidat Pertama: DAVID BECKHAM
Inggris 2-2 Yunani (6 October 2001)



Beckham kembali menjadi pahlawan The Three Lions setelah dimusuhi publik Inggris pasca Prancis 1998. Menit ke-93, Inggris tertinggal 2-1 dari tamunya, Yunani, dan terancam tidak lolos otomatis ke Piala Dunia 2002. Beckham mendapat peluang terakhir untuk mengeksekusi tendangan bebas dari jarak 20 yard. Tembok Yunani dibentuk oleh empat pemain. BOOM! Beckham merobek atap gawang Yunani, kiper Nikopolidis terpaku, dan Old Trafford berpesta.

Gol Beckham ke gawang Everton saat membela Manchester United untuk terakhir kalinya juga patut disimak.

Kandidat Kedua: ROBERTO CARLOS
Prancis 1-1 Brasil (3 Juni 1997)



Le Tournoi de France 1997 dijadikan ajang pemanasan menjelang Piala Dunia 1998. Brasil, Inggris, Italia dan tuan rumah Prancis saling berhadapan dalam turnamen yang dimenangkan Inggris ini. Roberto Carlos sebenarnya 'tidak berhak' mencetak gol seperti ini. Sejauh 25 yard, bola yang dilesatkannya memisang ke tiang kiri gawang Prancis. Gol tersebut tak hanya membuat penjaga gawang Fabien Barthez bengong, tapi ribuan penonton - baik di stadion maupun di rumah - juga demikian.

Selain itu, Carlos membukukan rekor Piala Dunia, ketika tendangan bebasnya melawan Cina tercatat sebagai yang tercepat dalam sejarah turnamen itu.

Kandidat Ketiga: WILLIE CARR & ERNIE HUNT
Coventry City 3-1 Everton (3 Oktober 1970)



Gol yang satu ini dihasilkan lewat tendangan bebas yang tidak lazim. Coventry memerlukan strategi yang lebih jitu menghadapi juara bertahan Everton. Akhirnya, datanglah tendangan bebas spektakuler berkat kecerdikan Carr dan Hunt. Carr melakukan sesuatu yang disebut 'donkey kick' (tendangan keledai).

Graham Lister, blogger Arsenal untuk GOAL.com Indonesia, mengenang gol tersebut: "Manajer Everton Harry Catterick tidak terkesan dengan gol itu. Seperti suatu pertunjukan di sirkus, keluhnya. Wasit Tommy Dawes memutuskan gol tersebut sah karena tidak ada kontradiksi dengan aturan permainan. Kamera BBC menangkapnya, dan memastikan gol itu masuk ke dalam dongeng rakyat sepakbola Inggris. Gol Coventry terpilih sebagai gol terbaik musim itu. Kedua pasangan itu selanjutnya berupaya melakukannya lagi melawan Spurs tapi tendangan Hunt membentur mistar gawang. Tapi setelah musim berakhir (1971), Hunt sedang berlibur ke Mallorca dan didatangi seorang penggemar yang membawa koran. 'Tendangan bebas Anda dilarang,' katanya sambil menunjukkan halaman olahraga koran tersebut. Trik itu ternyata tidak diizinkan lagi karena bola belum melaju secara penuh ke arah depan maupun belakang. Sayangnya!"

Kandidat Keempat: JOSE LUIS CHILAVERT
Velez Sarsfield vs. River Plate (2000)



Inilah salah satu gol yang paling terkenal di Argentina. Jika seorang kiper mengambil tendangan bebas dan membentur tembok pertahanan, akibatnya bisa fatal - bola jatuh ke kaki lawan, serangan balik dilancarkan saat gawangnya kosong dan tebak sendiri apa yang terjadi. Penjaga gawang tidak diciptakan untuk mencetak gol. Namun, Chilavert (foto) tercatat sebagai salah satu topskor sepanjang masa di posisinya, karena terpilih sebagai spesialis tendangan bebas dan penalti, baik di Velez maupun timnas Paraguay. Alhasil, ia mengoleksi torehan 62 gol sepanjang karirnya, termasuk dari tengah lapangan ke gawang River Plate pada Kejuaraan Argentina 2000. Saat rekannya tergeletak cedera, Chilavert secara sinis memanfaatkan gawang yang kosong ditinggalkan Mono Burgos. GOOOOLLLLLL....!!!

* Pilihan Juan Lirman dari GOAL.com Spanyol

Kandidat Kelima: ALVARO RECOBA
Inter Milan 3-1 AS Roma (24 Maret 2002)



Tendangan bebas Recoba memupus harapan AS Roma untuk meraih scudetto. Michael Simpson, salah satu petinggi GOAL.com yang notabene seorang Romanista, mengenang gol itu: "Saya berada di stadion saat itu, jadi sulit bagi saya untuk melupakan gol indah yang dicetak Recoba."

Gol lainnya yang layak dipertimbangkan juga:

1) Diego Maradona (Napoli vs. Juventus) dari dalam kotak penalti.
[Video]

2) Paul Gascoigne (Tottenham Hotspur vs. Arsenal) di semi-final Piala FA 1991.
[Video]
* Pilihan John Duerden dari GOAL.com Asia

3) Cristiano Ronaldo (Manchester United vs. Portsmouth)
[Video]

4) Cevad Prekazi (Galatasaray vs. Monaco) dari jarak 45 meter yang mengantar Gala ke semi-final Piala Eropa 1988.
[Video]
* Pilihan Ceyhun Bayel dari GOAL.com Turki

5) Pierre van Hooijdonk (SC Freiburg vs. Feyenoord) di Piala UEFA 2001/02 dari sudut yang sempit.
[Video]
* Pilihan Tommy van Eldik dari GOAL.com Belanda

6) Rogerio Ceni (São Paulo vs. Vasco de Gama) - penjaga gawang Brasil ini memegang rekor sebagai kiper yang mencetak gol terbanyak: 83 sepanjang karirnya di São Paulo.
[Video]
* Pilihan Torsten Pauly dari GOAL.com Jerman

7) Ronaldinho (Brasil vs. Inggris) yang mengakhiri kiprah David Seaman dkk di Piala Dunia 2002.
[Video]

8) Artem Koncevoj (MTZ-Ripo vs. Smorgon) pada Oktober 2008. Luar biasa!
[Video]
* Pilihan Alan Dawson dari GOAL.com Inggris

Nah, melihat cuplikan video-video di atas, manakah yang menurut Anda paling layak dinobatkan sebagai tendangan bebas terbaik? Anda juga berhak menentukan gol lainnya yang tidak disebut di sini. Silahkan berdebat melalui formulir di bawah ini.

PERHATIAN: Video-video di atas tidak dapat diakses melalui Mobile m.GOAL.com.

Terkait