thumbnail Halo,

Irvin Museng siap membuktikan kemampuan bersama Medan Chiefs.

Bersama Medan Chiefs di Liga Primer Indonesia (LPI), Irvin Museng mendapat kesempatan tampil reguler sebagai salah satu pesepakbola profesional tanah air.

Sebagai pemain yang pernah menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi usia dini ternama dunia Piala Danone pada 2005 lalu, Irvin menempuh jalan panjang untuk mewujudkan keinginan menekuni karier sebagai pemain sepakbola.

Pernah berlatih bersama tim yunior Ajax Amsterdam, Irvin diproyeksikan menjadi pemain masa depan bagi PSM Makassar. Namun, akibat perbedaan pendapat antara PSM dan Makassar Football School (MFS), sebagai klub yang membinanya sebagai pemain muda, Irvin pindah memperkuat Pro Duta pada 2009.

Mulai 2011, pria kelahiran Makassar, 16 Juli 1992, ini mengenakan kostum bernomor 10 untuk Medan Chiefs. Namun, akibat cedera Irvin belum tampil reguler bersama klub barunya.

"Penampilan saya sebenarnya belum mencapai 100 persen karena cedera lutut. Akibatnya ini mengganggu persiapan pramusim saya," ujarnya kepada GOAL.com Indonesia.

Dalam tiga pertandingan yang sudah dijalani Chiefs, Irvin selalu tampil sebagai bangku cadangan. Pelatih Jorg Steinebruner menggunakan Irvin sebagai pemain sayap untuk formasi 4-3-3 yang diusungnya.

"Tapi berbeda dengan formasi serupa yang pernah saya pelajari di Belanda, kali ini saya diharuskan turut membantu pertahanan. Jadi, posisi ini tidak bisa dituntut langsung bisa naik menyerang secara eksplosif seperti posisi penyerang sayap yang dikenal di Belanda," tukas Irvin.

"Lagipula tim ini masih baru, masih mencari bentuk permainan sama seperti tim LPI lainnya. Namun, saya berharap kami bisa meraih posisi lima besar di akhir musim nanti, syukur-syukur bisa menjadi juara."

Irvin tak lupa menyampaikan pesan perbaikan kepada LPI.

"Kalau bisa LPI menggunakan wasit asing untuk tahun pertama karena wasit lokal harus belajar dulu tentang peraturan pertandingan selama setahun ini," serunya.

Komentar tersebut berdasarkan pada pengalaman Irvin menghadapi Bali Devata, 30 Januari lalu. Pada pertandingan itu, meski bertanding di hadapan pendukung sendiri Chiefs menyerah kalah 2-0. Dalam sebuah insiden, pemain Chiefs asal Prancis, Kevin Yaan, ditekel dari belakang oleh pemain lawan. Namun, wasit hanya memberikan kartu kuning.

Pada pertandingan lanjutan LPI, Minggu (13/2) sore, Chiefs akan menjalani pertandingan derby melawan Bintang Medan di stadion Baharoedin Siregar, Lubuk Pakam. Meski didak ada kepastian Irvin diturunkan sejak menit pertama, namun langkah salah satu pemain harapan tanah air ini tetap harus dinanti sepanjang musim ini.

>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia

Terkait