thumbnail Halo,

Hal ini terjadi karena pihak kepolisian tidak memberikan izin Persija bermain di Stadion Patriot.


OLEH   MUHAMMAD RIDWAN

Persija Jakarta bakal memainkan laga kandang ketika menghadapi Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 1 pada Jumat (16/5). Namun, pertandingan tersebut tidak digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, melainkan Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Direktur utama Persija Gede Widiade, menyebutkan kalau alasan pemindahan tersebut dikarenakan adanya insiden yang terjadi ketika Macan Kemayoran melawan Perseru Serui. Dalam laga yang dimenangkan klub asal ibu kota ini 3-1, sejumlah petugas kemanan terkena lemparan batu dari penonton yang tidak membeli tiket.

SIMAK JUGA: Ramdani Lestaluhu Belum Mau Bicarakan Target Paruh Musim Persija Jakarta

Oleh karena itu, Gede menyatakan pihak Kepolisian tidak memberikan izin pertandingan terhadap Persija ketika duel dengan Laskar Wong Kito. Sehingga Ismed Sofyan dan kawan-kawan harus menggelar laga di tempat lain.

"Ada polisi yang bocor di kepalanya, kemudia masyarakat, sampai wartawan, juga luka pas pertandingan kemarin. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit besar di daerah Bekasi untuk segera di evakuasi," kata Gede saat dihubungi Goal Indonesia.

"Jadi laga besok [lawan Sriwijaya FC] digelar di Wibawa Mukti. Karena Persija mendaftarkan dua stadion di operator. Patriot dan Wibawa Mukti. Dan kami bisa menggunakan kedua stadion itu karena sudah mendapatkan izin," tambahnya.

SIMAK JUGA: Stefano Cugurra Sasar Empat Kemenangan Beruntun

Lebih lanjut, Gede memastikan pertandingan tersebut bakal digelar tanpa penonton. Ini sebagai bentuk hukuman dari pihak kepolisian atas terjadinya insiden tersebut. 

"Bagi saya itu tidak masalah. Ini merupakan konsekuensi yang harus kami terima, karena kejadian kemarin," ujarnya.

Footer Goal Indonesia Instagram

 

 

Terkait