thumbnail Halo,

Arsitek Beruang Madu ini mengapresiasi para pemain yang telah menumbuhkan asa bertahan di ISL


GOALLIPUTAN   ABRAHAM JOHAN     DARI   BALIKPAPAN   

Pelatih Persiba Balikpapan Liestiadi mengakui kemenangan 2-0 yang diraih anak asuhnya atas Perseru Serui di Stadion Parikesit, Jumat (15/8), dilalui dengan tidak mudah.

Tambahan tiga poin mengangkat posisi mereka ke peringkat lima klasemen dengan nilai 22, atau berselisih enam poin dari Perseru yang berada di tangga kesepuluh. Menurut Liestiadi, pertandingan itu merupakan laga berat yang dilakoni Beruang Madu, karena harus menang jika tidak ingin masuk zona degradasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain yang sudah kerja keras, manajemen, penonton dan media, yang selalu memberi support kepada kami, sehingga kami menang,” kata Liestiadi.

“Dengan hasil ini, berarti poin kita sudah 22, kita di atas Persepam [Madura United], Persiram Raja Ampat, Putra Samarinda dan PSM Makasar, sehingga posisi kita dari dergradasi sudah lebih aman lagi.”

“Pertandingan tadi tentu saja pertandingan sangat berat, karena laga hidup mati. Kalau kita kalah, otomatis zona degradasi sudah sangat menunggu sangat berbahaya untuk kita.”

Liestiadi mengapresiasi kerja keras yang diperlihatkan pemain di atas lapangan, sehingga mampu meraih kemenangan. Liestiadi menjelaskan, dalam laga itu para pemain sulit membongkar pertahanan lawan, karena Perseru menerapkan strategi bertahan

“Tapi anak-anak betul-betul berusaha, mereka bermain untuk memenangkan pertandingan. Walaupun kemenangan itu tidak 100 persen kita lolos degradasi, “ bebernya

“Seperti kita ketahui tadi, Perseru pakai formasi 5-3-2, jadi mereka lebih bertahan dengan lima pemain belakang, jadi kita tentu agak kesulitan. Mau main dari kaki ke kaki akan sangat riskan, mereka sangat bagus dalam hal memotong bola, mereka mengandalkan counter-attack di babak pertama.”

Beruntung, lanjutnya, Pape berhasl memecah kebutuan memanfaatkan bola liar didepan gawang Perseru, sehingga membangkitkan semangat pemain Persiba.

“Untung ada gol pape, membuat kepercayaan anak-anak tumbuh. Dalam sepakbola kita kadang butuh keberuntungan, Persipura menang karena penalti. Tapi bukan berarti kita tidak punya peluang. Kita tadi ada peluang seperti [milik] Kamri,” ujarnya. (gk-54)



Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2014
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama

>

Terkait