thumbnail Halo,

Edu mengungkapkan, kelemahan di sektor pertahanan sebetulnya sudah terlihat sejak awal musim.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   
Pelatih Persela Lamongan Eduard Tjong mengungkapkan, ia berusaha membenahi sektor pertahanan yang dianggapnya masih lemah, sehingga bisa lebih baik di sisa putaran dua Indonesia Super League (ISL) 2014.

Dari 15 pertandingan yang sudah dilakoni Roman Golian dkk, gawang Persela sudah kebobolan sebanyak 23 gol. Ini yang kemudian menjadi catatan khusus bagi tim pelatih, dan ingin memperbaikinya dalam liburan kompetisi kali ini.

“Harus saya akui pertahanan Persela memang kurang bagus. Untuk itu, di jeda kompetisi ini kami akan fokus membenahi lemahnya lini pertahanan,” ungkap Edu, sapaan Eduard, dihubungi Goal Indonesia.

Saat ini skuat Persela masih menikmati liburan. Pasca dikalahkan tuan rumah Persepam Madura United 3-1, manajemen langsung memberikan libur kepada pemain, dan baru kembali berkumpul, pada 19 Juni mendatang

Edu menjelaskan, kelemahan Persela dalam hal pertahanan sebetulnya sudah muncul sejak awal musim. Padahal, lini belakang Persela saat ini sudah dihuni para pemain berkualitas.

Selain ada Roman Golian, Laskar Joko Tingkir juga memiliki Eky Taufik yang kini dipanggil dalam pemusatan latihan (TC) tim nasional Indonesia U-23, serta pemain senior macam Taufiq Kasrun, Dodok Anang, Suroso, serta mantan bek Persebaya 1927 dan PSIS Semarang, Edy Gunawan.

“Pertahanan kami memang masih lemah. Namun, dari permainan tim secara keseluruhan, para pemain sudah bermain baik di setiap pertandingan,” terangnya.

Edu menuturkan, seharusnya Persela tidak layak kebobolan saat menghadapi tim juru kunci wilayah timur Persiba Bantul. Ini juga berlaku, dengan tidak kebobolan pada saat laga kandang. Saat dijamu Persiba, Persela memang menang 3-2. Namun dua gol yang terjadi ke gawang Persela waktu itu, dirasa Edu tidak perlu terjadi.

“Kami terus mencari jalan keluar untuk perbaiki lini belakang. Penilaian awal, koordinasi yang belum padu. Tapi yang pasti, semua potensi kelemahan lini belakang akan kami perbaiki. Sebab, tidak seharusnya kami selalu kebobolan dalam setiap pertandingan,” papar Edu.

Persela menyisakan lima laga di putaran kedua ISL 2014 wilayah timur. Lima laga tersebut, terdiri atas tiga laga kandang dan dua laga tandang. Poin sempurna menjadi target utama di tiga laga kandang, sedangkan untuk laga tandang Persela mematok target minimal bisa mencuri satu poin.

Tiga laga kandang adalah menjamu Mitra Kukar pada 8 Agustus, Persipura Jayapura (27/8), dan Perseru Serui (31/8). Sedangkan laga tandangnya bakal melawat ke markas Persebaya Surabaya (19/8), dan PSM Makassar (23/8).

“Sembilan poin dari tiga laga kandang di sisa kompetisi wajib diperoleh. Tambahan sembilan poin ini bisa menjaga peluang kami untuk lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan untuk dua laga tandang, target minimal dapat satu poin,” tambah asisten pelatih Persela Didik Ludiyanto.

“Putaran pertama lalu kami menang atas Persebaya dan PSM. Di pertemuan putaran kedua nanti, kami harap hasil positif bisa kami raih, meskipun kami akan bermain di kandang mereka,” tutup Didik. (gk-43)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama


Terkait