thumbnail Halo,

Pekan terakhir sebelum jeda puasa dan Pilpres menghadirkan banyak cerita menarik. Goal Indonesia kembali memilih pelatih dan pemain yang layak masuk susunan tim terbaik ISL.


GOALOLEH    MUHAMAD RAIS ADNAN     Ikuti di twitter

Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 telah memasuki masa jeda. Seperti diketahui, masa liburan kali ini cukup panjang lantaran ada puasa Ramadan dan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2014. Namun sebelum itu, ISL kembali menghadirkan berbagai cerita menarik di pekan terakhir sebelum jeda.

Dari wilayah barat, langkah pemuncak klasemen sementara Arema Cronus ditahan oleh Gresik United, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol, 5 Juni lalu. Tak ayal, beberapa pesaing mereka di papan atas terus berupaya untuk memperkecil jarak poin.

Semen Padang, misalnya. Mereka berhasil menaklukkan Persita Tangerang (4-2) dan mengimbangi Sriwijaya FC, 1-1. Selain itu, Persib Bandung dan Persija Jakarta juga tetap menjaga peluang mereka dengan memenangkan laga terakhir sebelum jeda.

Persib berhasil mengecundangi Barito Putera (3-1). Sementara Persija yang sebelumnya ditaklukkan Sriwijaya FC (3-1), berhasil melumat Persita (4-0), 12 Juni lalu.

Dua tim lainnya yang terus mencoba mengancam eksistensi tim yang ada di empat besar adalah Sriwijaya FC dan Pelita Bandung Raya (PBR). PBR sendiri berhasil meraih kemenangan penting atas Barito, skor 1-0.

Sementara di wilayah timur, Mitra Kukar berhasil meraih kembali posisi puncak klasemen setelah sebelumnya sempat diduduki Persipura Jayapura. Adalah dua kemenangan krusial saat menjamu Persiba Bantul (4-0) dan Persiram Raja Ampat (1-0), yang membuat skuat Stefan Hansson itu berhasil ke puncak.
Persipura sendiri masih terus mempertahankan reputasi mereka sebagai tim yang belum terkalahkan di ISL musim ini. Itu setelah, mereka memenangi derby Papua atas Perseru Serui (2-1).

Persebaya masih terus membuntuti kedua tim di posisi ketiga dengan 27 poin dari 14 laga yang telah dijalani. Persepam Madura United dan Putra Samarinda terus merangkak untuk menembus empat besar.

Melihat catatan itu, Goal Indonesia kembali memilah siapa saja pemain dan pelatih terbaik yang layak masuk dalam susunan tim terbaik ISL pekan ini (3 - 12 Juni). Berikut ulasannya:




  Kiper - Aji Saka
Gresik United

Aji Saka tampil memukau saat timnya berhasil memaksa Arema pulang dengan satu poin. Ya, mantan kiper PSS Sleman ini berhasil mematahkan beberapa peluang emas yang dimiliki barisan penyerang tim Singo Edan. Penampilan gemilangnya ini semakin memanaskan persaingan kiper Laskar Joko Samudro, lantaran juga ada kiper berpengalaman Sukasto Effendi. (Ahsani Takwim, koresponden Malang)

 

  Bek - Aang Suparman
Gresik United

Aang tampil lugas saat berduet dengan Otavio Dutra. Dia berhasil mematikan pergerakan para penyerang Arema seperti Cristian Gonzales, Alberto Goncalves, maupun Samsul Arif. Penampilan apiknya dengan Dutra bisa membawa angin positif untuk melepaskan Gresik United dari jurang degradasi. (Hamzah Arfah, koresponden Lamongan)

 

  Bek - Boban Nikolic
Pelita Bandung Raya

Menjaga lini belakang PBR tetap steril dari gempuran pemain Barito Putera. Beberapa kali melakukan sapuan bola dan menghalau umpan langsung ke jantung pertahanan PBR. Selain cakap dalam bertahan, Boban juga memiliki naluri tinggi dalam urusan mencetak gol. Ia berlari sekitar 80 meter saat PBR melakukan serangan balik, insting mencari ruang kosong membantu pria Serbia itu mencetak gol tunggal kemenangan The Boys Are Back. (Rizkaart Cendradiputra, koresponden Bandung)

 

  Bek - Seftia Hadi
Semen Padang

Seftia dua kali membuat gol dengan spesialisasinya, yakni melalui tendangan bebas dari daerah kiri pertahanan lawan. Di Karawang dan Palembang, dia mencetak gol berkelas dengan spesialisasinya itu. Sebuah pesan Seftia Hadi untuk pelatih timnas. "Jika Anda perlu bek taktis plus penendang free-kick andal, silakan hubungi saya." (Rizal Marajo, koresponden Padang)

 

  Gelandang - Joko Sasongko
Putra Samarinda

Mencetak tiga gol dalam dua laga terakhir, kian menunjukkan Joko memiliki peran vital di lini kedua tim Pesut Mahakam. Joko bisa menjadi pematah serangan lawan sekaligus penyalur bola untuk lini depan Pusam. Dan dia sudah terbukti bisa menjadi penggedor jala lawan untuk tim yang dilatih Nilmaizar ini.

 

  Gelandang - Slamet Nurcahyo
Persepam Madura United

Dengan usia yang tidak lagi muda, Slamet mampu memimpin lini serang Persepam melalui pergerakan dan umpannya. Satu gol indah yang diciptakannya ke gawang Persela melalui tendangan voli, menjadi kredit tersendiri dalam penampilannya. (Aditya Wahyu Pratama, koresponden Madura)

 

  Gelandang - Ansu Toure
Persiba Balikpapan

Ansu membuktikan bahwa dia adalah roh permainan dari tim Beruang Madu. Itu terbukti, ketika dia absen Persiba digulung Persebaya empat gol tanpa balas. Dan ketika dia beraksi kembali, lini tengah Persiba menjadi lebih hidup saat mengecundangi PSM Makassar dua gol tanpa balas.

 

  Gelandang - Anindito Wahyu Erminarno
Mitra Kukar

Anindito menjadi salah satu pemain kunci yang membawa tim Naga Mekes kembali menduduki posisi puncak klasemen wilayah timur. Pergerakannya mampu menghidupkan aliran serangan yang dibangun skuat Stefan Hansson. Dia pun menjadi aktor penentu kemenangan Mitra Kukar atas Persiram lewat gol tunggalnya di menit ke-71.

 

  Penyerang - Lancine Kone
Sriwijaya FC

Pemain ini sudah kembali pada kelasnya. Kone sudah membuktikan kepiawaiannya sebagai pemain yg punya naluri tinggi dalam mencetak gol. dua gol ke gawang Persija cukup menjadi acuan bahwa dia salah satu juru gedor asing tajam di ISL. (Muhammad Iqbal, koresponden Palembang)

 

  Penyerang- Osas Saha
Semen Padang

Jangan bosan dengan pria Nigeria ini, dua gol di Singaperbangsa yang membawa Semen Padang melakukan comeback luar biasa menang atas Persita. Plus penampilan apik yang kerap merepotkan bek Sriwijaya FC, membuatnya layak kembali masuk tim terbaik pekan ini. (Rizal Marajo, koresponden Padang)


 

 

  Penyerang - Greg Nwokolo
Persebaya Surabaya

Greg is back! Mungkin itu adalah kata yang tepat untuk menggambarkan keganasan pemain naturalisasi itu saat membawa timnya mengecundangi Persiba Balikpapan, 4-0. Bagaimana tidak, empat gol yang tercipta di laga itu tak lepas dari perannya. Ya, dia melesakkan hat-trick plus satu assist untuk gol yang dicetak Emmanuel Kenmogne di laga itu.

 

  Pelatih – Stefan Hansson
Mitra Kukar

Tak bisa dimungkiri racikan pelatih asal Swedia ini berhasil membawa Mitra Kukar terus bertahan di papan atas wilayah timur. Dia mampu memadukan dengan baik para pemain muda dan senior yang ada di tim Naga Mekes. Berada di puncak klasemen sebelum masa jeda, membuat seluruh elemen tim bisa menikmati liburan dengan tenang.


 



Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2014
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama




Terkait