thumbnail Halo,

Goal Indonesia kembali menghadirkan susunan pemain dan pelatih terbaik ISL pekan ini. Siapa saja mereka?


GOALOLEH    MUHAMAD RAIS ADNAN     Ikuti di twitter

Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 telah memasuki putaran kedua. Klub-klub peserta sudah melakukan beberapa perombakan dari sisi skuat, untuk mendapatkan hasil lebih baik dari putaran pertama lalu. Bukan hanya dari sisi pemain, beberapa klub juga melakukan pergantian pelatih.

Tak ayal, pertandingan pun semakin berjalan ketat di putaran kedua ini. Namun, ada pula klub-klub yang masih belum bisa beranjak dari posisi papan bawah, meski sudah melakukan beberapa perubahan.

Di wilayah barat, Arema Cronus masih kokoh di puncak klasemen. Dalam tiga laga yang telah dijalani, mereka berhasil menang atas Persija Jakarta (1-0), kalah dari Semen Padang (2-1), dan terakhir bermain imbang 2-2 dengan Persib Bandung.

Menguntit di posisi kedua Semen Padang. Mereka berhasil menggeser Persib Bandung, setelah meraih dua kemenangan atas Arema Cronus (2-1) dan Persik Kediri (3-0). Sebelumnya, skuat yang dilatih Jafri Sastra itu takluk 1-0 dari Gresik United.

Selain itu, ada pula laga derby Bandung antara Persib Bandung kontra Pelita Bandung Raya, yang berakhir dengan skor imbang 2-2.

Sementara di wilayah timur, Persipura Jayapura akhirnya berhasil memuncaki klasemen sementara dengan 24 poin dari 12 laga yang telah dijalani. Yang paling menarik adalah, tren positif yang ditunjukkan Putra Samarinda setelah ditangani Nilmaizar.

Ya, mereka mampu mencuri satu poin di kandang Persela Lamongan dan berhasil menaklukkan Mitra Kukar (2-1), 24 Mei lalu.

Dari berbagai pertandingan yang tersaji tersebut, Goal Indonesia kembali memilih pemain dan pelatih terbaik yang layak masuk susunan tim terbaik pekan ini (17-25 Mei). Berikut ulasannya:





  Kiper - Rivki Mokodompit
Putra Samarinda

Rivky menunjukkan penampilan gemilang saat Putra Samarinda menundukkan Mitra Kukar di Stadion Palaran Samarinda dengan skor tipis 2-1. Kesigapan dan kecerdasannya dalam membaca alur bola membuat barisan penyerangan Mitra Kukar yang dikomandoi Herman Dzumafo dan Erick Weeks frustrasi. Terhitung, empat penyelamatan penting yang dilakukan Rivky dalam pertandingan tersebut. (Donny Fahrochi, koresponden Samarinda)


  Bek - Dias Angga Putra
Pelita Bandung Raya

Jadi bek ulet yang berulang kali melakukan blok krusial untuk Pelita Bandung Raya kala melawan Persib Bandung. Pemain berusia 25 tahun itu tak kendur menahan penetrasi dari senior seperti Supardi, Firman Utina, Tantan dan Atep Rizal. (Farabi Firdausy, online journalist)



 
  Bek - Ahmad Jufriyanto
Persib Bandung

Jufe-sapaan akrab Ahmad Jufriyanto-tampil begitu lugas untuk meredam para penyerang Arema Cronus seperti Gonzales, Beto, dan Samsul Arif. Pemain yang juga bisa diposisikan sebagai gelandang bertahan ini mampu membaca alur serangan para pemain lawan dengan baik. (Asad Arifin, koresponden Malang)



  Bek - Luis Edmundo
Persita Tangerang

Luis Edmundo semakin membuktikan peran pentingnya bagi tim Pendekar Cisadane. Permainannya yang tak kenal kompromi di lini pertahanan Persita, setidaknya membuat tugas kiper muda Yogi Triana menjadi lebih ringan. Dia pun tampil menjadi penyelamat ketika Persita bermain imbang dengan Sriwijaya FC 1-1, lewat gol yang diciptakannya pada menit ke-46. Sebelumnya, Sriwijaya sempat unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak Yohanis Nabar.


  Gelandang - Gustavo Lopez
Arema Cronus

Menjadi aktor kebangkitan Arema saat menghadapi Persib. Dua gol yang dicetak Gustavo menyelamatkan klubnya dari kekalahan. Tak ayal, Arema hingga saat ini masih cukup nyaman di puncak klasemen wilayah barat. (Asad Arifin, koresponden Malang)

 


  Gelandang - Bima Sakti
Mitra Kukar

Makin tua makin jadi, inilah Bima Sakti. Usianya yang tak lagi muda tak menyusutkan performanya. Bermain reguler di tim sekelas Mitra Kukar tentu bukan perkara mudah, namun didikan Diklat Mandau ini membuktikannya di lapangan. Dalam derby mahakam antara Putra Samarinda melawan Mitra Kukar ia kembali membuktikan tajinya yang belum tumpul. Mampu menjadi konduktor serangan dan pertahanan, dan dua tendangannya dari luar kotak penalti jadi bukti kematangannya. (Donny Fahrochi, koresponden Samarinda)


  Gelandang - Diego Fretes
Persepam Madura United

Sebagai debutan, dia layak mendapat perhatian lebih. Visi permainan dan akurasi umpannya mampu menjadikan permainan Laskar Sapeh Kerap lebih variatif di putaran kedua. Dua gol Mitra Kukar di sepuluh menit terakhir saat Persepam kalah, terjadi setelah dirinya ditarik keluar di menit ke-74. (Aditya Wahyu Pratama, koresponden Madura)


  Gelandang - Kim Kurniawan
Pelita Bandung Raya

Tampil layaknya dinamo bagi PBR saat melawan Persib. Sebagai gelandang mobile dengan tubuh mungil, ia kerap membuat Hariono dan Firman Utina waspada. Gol Kim jadi bukti betapa cerdasnya dia menempatkan posisi. (Farabi Firdausy, online journalist)


  Penyerang - Ferdinand Sinaga
Persib Bandung

Meskipun tercoreng aksi tidak sportifnya pada Dennis Romanovs, Ferdinand menunjukkan kualitasnya sebagai striker jempolan dengan mencetak tiga gol dari dua pertandingan lawan PBR dan Arema. (Asad Arifin, koresponden Malang)


  Penyerang- Osas Saha
Semen Padang

Dua golnya ke gawang I Made Wardana tak hanya membuat Semen Padang meraih tiga poin, namun juga meruntuhkan keangkeran Stadion Kanjuruhan, markas Arema Cronus. Sebelumnya, Arema tidak pernah terkalahkan di kandang selama kompetisi ISL musim ini. (Fadly Molana, koresponden Tangerang)


  Penyerang - Addison Alvess
Persela Lamongan

Tampil apik saat melawan Pusam, termasuk gol indah pembuka skor pada menit kesembilan. Dia pun menciptakan satu assist saat Persela bermain imbang 1-1 dengan Persiba Balikpapan. (Hamzah Arfah, koresponden Lamongan)


  Pelatih – Nilmaizar
Putra Samarinda

Walaupun cukup lama tak melatih, tampaknya Nilmaizar masih memiliki sentuhan ajaibnya. Menangani Pusam yang sedang terpuruk di posisi sembilan klasemen wilayah timur ISL di akhir putaran pertama, kini perlahan Pusam bangkit di dua pertandingan awal putaran kedua.

Imbang 2-2 saat tandang ke Persela dan kemenangan dramatis 2-1 kala menjamu tetangganya Mitra Kukar, mampu meyakinkan para penggemar Pusam akan kapasitas dirinya. Terlebih, kedua hasil positif ini diawali dari ketertinggalan dari lawan-lawannya. (Donny Fahrochi, koresponden Samarinda)



Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama




Terkait