thumbnail Halo,

Aris Budi mengharapkan pemainnya belajar banyak dari laga ini untuk menghadapi pertandingan lain.


GOALLIPUTAN  AHSANI TAKWIM   Ikuti di twitter
Persik Kediri harus mengakui kehebatan teknik dan skill Arema Cronus, dalam duel yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kamis (6/2). Macan Putih menerima dengan lapang dada kekalahan 5-0 dari tuan rumah.

Asisten Pelatih Persik, Aris Budi menyatakan, sebenarnya dia sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam agresivitas Arema yang sudah dia lihat saat bertanding dengan Persijap, salah satunya adalah memainkan lima bek sekaligus. Namun ternyata hal itu tidak cukup karena para pemain Arema menurut Aris lebih unggul secara skill ataupun kemampuan kerjasama.

"Saya tadi memainkan strategi yang tidak biasanya. Saya tadi menurunkan lima bek untuk meredam gempuran pemain Arema. Akhirnya pemain tengah, dan depan berkurang, sehingga Tamsil dan Rendi bekerja sendirian. Namun, ya sudahlah, saya harap pemain mendapatkan pelajaran dari pertandingan ini," kata Aris Budi menjawab pertanyaan Goal Indonesia.

Aris sendiri mengakui kondisi lapangan yang licin akibat hujan membuat pasukannya tidak bisa maksimal. Apalagi persiapan sebelum kompetisi yang singkat membuat para pemainnya habis meski pertandingan belum memasuki menit ke-90.



SEPI | Kondisi lini belakang yang sepi dari ancaman membuat Thiery Gathuessi sering maju ke depan membantu serangan, dan inilah yang membuat lima pemain belakang Persik kesulitan menghadang.


"Saya berikan ucapan selamat kepada Arema yang mampu memenangkan pertandingan. Kalah 5-0 tentu bukan keinginan kita. Sebelum bermain pun kita sudah menargetkan poin minimal seri. Namun, beberapa hal yang tidak kita harapkan, misalnya saya ingin tidak terjadi hujan, namun kondisinya hujan deras, dan itu berat sekali,"

"Apalagi, persiapan tim kami tidak seperti Arema yang sudah panjang hari mempersiapkan diri, sementara kami adalah tim yang paling belakangan melakukan persiapan untuk ISL. Kondisi fisik kami dalam kondisi hujan terlihat seadanya, biasa dilihat menit ke-60 pemain sudah banyak berjalan, dan kecapaian,"

"Tentang terjadinya gol, semestinya hal itu tidak perlu terjadi bila pemain lebih berkonsentrasi. Dua gol terjadi karena set piece, dan kesalahan kiper. Namun hal itu akan menjadi pelajaran di mana suatu saat kita akan menghadapi lawan dengan kualitas bagus di atas rata-rata pemain kita seperti Arema,"

Tentang gol dari Boumsong yang dianulir wasit. Aris menjelaskan hal itu tidak berpengaruh kepada kondisi pemainnya.

"Keputusan wasit di lapangan adalah mutlak. Pemain sudah saya ingatkan tentang itu, sehingga tidak mempengaruhi banyak," tutup Aris. (gk-48)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait