thumbnail Halo,

Goal Indonesia menghimbau agar para pembaca menggunakan dan memanfaatkan kolom komentar dengan bijak, bukan untuk saling menyerang satu sama lain.

Halo pembaca setia Goal Indonesia,

Perbaikan dan penyempurnaan tidak henti-hentinya dilakukan manajemen Goal Indonesia guna menghadirkan kenyamanan dan kecepatan bagi Anda pengunjung setia dalam mendapatkan informasi terkini gemerlapnya dunia sepakbola.

Kerja keras Goal Indonesia selama ini terbayar karena kami berhasil menyabet status sebagai situs web olahraga nomor satu di Indonesia (sumber: Alexa, comScore, Effective Measure). Malahan baru-baru ini untuk kali pertama dalam sejarah situs Goal secara global berhasil menembus angka 50 juta unique user dan 1 milyar page view. Kesuksesan yang diraih tersebut tidak menjadi alasan untuk bersantai namun kami lebih terlecut untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas berita dengan tidak melupakan sisi kenyamanan pengunjung saat mengakses web.

Dengan jumlah pengunjung melebihi angka 5 juta, menjadi sebuah hal wajar jika Goal Indonesia setiap harinya selalu kebanjiran ribuan komentar dari pengunjung yang ingin berdiskusi, memberi dukungan terhadap tim kesayangan atau sekedar mengutarakan pendapat, sayangnya hal ini acap kali dilakukan secara berlebihan dengan ungkapan-ungkapan kurang pantas.

Karena alasan itu pula area komentar menjadi salah satu fokus pembenahan Goal Indonesia. Langkah menuju kualitas komentar yang lebih baik telah dilakukan dengan menerapkan sistem register. Dengan diperkenalkannya sistem baru ini kami mengajak pengunjung untuk bersikap dewasa, positif dan tentunya sportif dalam menuliskan komentarnya terhadap berita yang telah diterbitkan.

Kami pastikan, moderator selalu bekerja semaksimal mungkin untuk menyaring dan menghapus komentar yang tidak layak terbit serta memblokir kata-kata kotor, user, dan atau alamat IP pembaca yang kelewat batas.

Sistem baru ini juga memungkinkan pengunjung untuk aktif terlibat menandai komentar yang tidak pantas dengan cara mengklik gambar bendera di sebelah kanan komentar, dengan demikian moderator yang bertugas bisa bertindak lebih cepat untuk melakukan tindakan yang dianggap perlu seperti yang telah dijelaskan tadi. Harap menggunakan fitur ini dengan bijak. Tidak perlu menandai komentar yang tidak bernada ofensif, tetapi tidak Anda sukai secara pribadi.

Memberi komentar memang menjadi hak pribadi tiap orang. Namun, sangat bijak jika itu kita lakukan secara beretika. Kolom komentar adalah jembatan silaturahmi terhadap berbagai pemikiran fans sepakbola dengan tujuan saling memberi pencerahan. Tidak elok rasanya jika kolom komentar kita isi dengan kata-kata kasar penuh celaan, cemoohan, dan hinaan. Kita harus membuka hati dan membuka pikiran bahwa tiap orang memiliki pandangan masing-masing. Dan itu harus kita hargai.

Kolom komentar disediakan dengan harapan akan terjadi diskusi lebih lanjut yang berfungsi untuk menyempurnakan isi berita. Namun, siapa yang bisa menjamin bahwa tujuan dari kolom komentar itu akan berjalan sesuai dengan treknya? Komentar model apapun akan dengan leluasa masuk.

Banyak hal yang mempengaruhi produk tulisan seseorang, seperti wawasan, pengetahuan, serta pengalaman. Semuanya bergumul menjadi satu dan tertuang dalam baris-baris kata. Kita semua pasti meyakini bahwa wawasan, pengetahuan, dan pengalaman tiap orang itu berbeda-beda. Maka, terjadilah "different head, different mind". Alhasil, sebuah tulisan akan menuai respon yang berbeda, ada yang setuju ada yang tidak. Jika responnya setuju, mungkin tidak begitu bermasalah. Namun, jika responnya tidak setuju, maka kita harus berhati-hati dalam menyampaikannya.

Lalu, bagaimanakah cara menyampaikan komentar ketika kita tidak setuju, seide, atau sependapat, dengan isi tulisan?

1. Gunakan bahasa yang santun. Kita tidak perlu mencemooh, mencela, atau menggunakan ungkapan-ungkapan kasar yang lainnya. Sampaikan ketidak setujuan kita dengan argumen yang logis, yang bisa memberikan pemahaman baru seandainya si pemilik blog melakukan kesalahan. Hal ini tentunya akan lebih bermanfaat dan lebih membangun.

2. Jika kita memiliki blog, kita bisa membuat postingan baru yang menyatakan ketidak sependapatan kita. Lalu, kita beri tautan link dalam kolom komentar sehingga bisa terbaca oleh penulis dan pembaca lain. Dalam dunia tulis menulis, sudah berkembang suatu etika bahwa ketika kita tidak setuju dengan tulisan seseorang, maka kita harus meresponnya juga lewat tulisan, bukan cuma mengumbar omongan ke sana ke mari. Bukankah ini baik kalau kita terapkan dalam dunia tulis menulis?

3. Jika tidak setuju namun tidak memiliki ide apapun, akan lebih baik kita tidak memberikan komentar. Kita tidak perlu mencontoh komentar-komentar yang sudah ada apalagi yang berisi celaan. Hal ini tidak akan memberikan sumbangsih apapun pada isi tulisan.

Anda yang berkunjung ke situs ini terdiri dari berbagai karakter diri dan berasal dari berbagai latar belakang yang unik. Pengunjung (Anda) berhak untuk memberikan komentar terhadap seluruh artikel yang kami buka form komentarnya, baik lewat form dari CMS kami (blogger), maupun dari fasilitas di Fan Page Facebook serta halaman Google Plus, Twitter, dan Line kami.

Kami akan memoderasi komentar dan tidak akan meloloskan komentar tertentu dengan alasan serta peraturan yang berlaku, baik komentar yang kami anggap sebagai spam, namun kadang kala kami sebagai pihak moderator dapat tanpa sengaja melakukan approval tanpa mengerti terlebih dahulu keseluruhan isi komentar yang sudah disebutkan. Maka dari itu segala konsekuensi yang muncul dari setiap komentar adalah sepenuhnya tanggung jawab dari yang berkomentar. Untuk itu silakan berkomentar dengan mempertimbangkan etika, hukum, SARA, dan undang-undang serta segala peraturan yang berlaku di wilayah hukum Republik Indonesia.

Perlu kami sarankan kepada para pembaca agar:

1. Membaca artikel sebelum berkomentar. Artikel ditulis untuk dibaca, bukan dilihat saja. Jika ingin berkomentar, bacalah artikel terlebih dahulu. Berikanlah sedikit penghargaan untuk penulis.

2. Jangan berkomentar yang tidak sesuai isi artikel. Aneh apabila Anda berkomentar tetapi tidak sesuai dengan isi artikel. Seakan Anda terlihat ingin tampil berbeda dengan yang lain.

3. Jangan berkomentar tentang hal yang menyinggung SARA atau Suku, Agama, Ras, dan Anatomi/Antargolongan. Janganlah berkomentar SARA, karena dapat memperkeruh keadaan. Berikan komentar yang baik sehingga membuat keadaan makin baik.

4. Berkomentar atau iklan? Kadang ada komentar yang tidak berkaitan sama sekali dengan tulisan dan bahkan terlihat mengiklankan sesuatu. Hal ini akan mengganggu kenyamanan pembaca yang lain karena iklan yang tidak pada tempatnya.

5. Gunakan fasilitas flag komentar dengan bijak. Fasilitas tombol flag kami sediakan agar Anda bisa melaporkan komentar yang kurang pantas kepada petugas admin kami.

Goal Indonesia memiliki kontrol penuh. Apabila ada komentar yang tidak sesuai etika, pasti akan dihapus. Bukankah FIFA juga telah gencar mempromosikan kampanye saling menghargai melalui slogan "#RESPECT" dan "#FAIR PLAY"? Mari sebagai bagian besar dari sepakbola dunia, kita turut menjunjung tinggi nilai-nilai saling menghargai terhadap sesama fans tanpa perlu mencurigai atau bahkan menyerang satu sama lain.

Tidak lupa kami juga mengajak pembaca untuk bergabung di laman Facebook, Twitter, dan Google Plus Goal Indonesia sekaligus menjadi bagian dari komunitas terbesar sepakbola di dunia.  

Atas perhatian dan dukungannya selama ini, kami ucapkan terima kasih. Salam olahraga!


Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID


RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Terkait