thumbnail Halo,

Divisi Utama yang telah usai menghasilkan Persebaya Surabaya sebagai juara.


GOALOLEH FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Divisi Utama (DU) 2012/13 telah sampai pada akhir, Persebaya kembali ke kasta Indonesia Super League (ISL) musim depan, dengan didampingi Perseru Serui dan Persik Kediri.

Berikut adalah beberapa gelar yang diberikan seusai kejuaraan ini:

Juara Satu: Persebaya Surabaya.

Setelah tampil lolos ke putaran final dengan predikat jawara grup 1, Persebaya menyempurnakan jalan mereka ke ISL musim depan dengan mengalahkan Perseru Serui di partai final juara satu dengan skor 2-0. Sebelumnya Persebaya mengalahkan Persikabo Bogor dengan skor 4-1.

Selain trofi dan gelar juara, Persebaya juga membawa pulang uang sebesar Rp500 juta.

Juara Dua: Perseru Serui.

Tampil sebagai tim yang tidak diperhitungkan, Perseru mampu mendobrak popularitas mereka setelah melaju ke putaran final DU 2012/13, mereka bahkan menjadi juara grup 3 tanpa merasakan kekalahan sekalipun di putaran grup.

Klub asal Papua ini juga berhak tampil di ISL musim depan serta uang senilai Rp350 juta.

Juara Tiga: Persik Kediri.

Anang Kurniawan selaku manajer sempat bersyukur tidak jumpa Persebaya di semi-final, namun tak disangka Perseru Serui mampu kejutkan mereka dan mengalahkan Persik lewat adu pinalti. Namun Macan Putih akhirnya tetap melaju ke ISL musim depan setelah mengalahkan Persikabo dengan skor 6-2.

Klub yang pernah merasakan menjadi kampiun Liga Indonesia ini juga berhak membawa pulang Rp200 juta.

Victory Team: Persebaya.

Persebaya tidak merasakan kekalahan sekalipun pada musim ini, langkah mulus mereka ini membuat mereka mendapatkan gelar Victory Team yang melengkapi titel juara DU mereka.

Fair Play Team: Perseru.

Bukan hanya menjadi kejutan, mereka juga didaulat sebagai tim dengan nilai fair play paling baik, tampil dengan semangat mereka dan hanya mengoleksi 19 kartu kuning dengan satu kartu merah sepanjang musim, Perseru layak mendapatkannya.

Topskor dan Pemain Terbaik: Oliver Makor & Jean Paul Casimir E. Boumsong.

Predikat pencetak gol terbanyak musim ini cukup unik, pasalnya, penyerang Persik Kediri, Oliver Makor, harus berbagi gelar dengan JP Boumsong dari Persebaya lantaran jumlah gol yang sama yakni 18. Makor sendiri mencetak tiga gol pada final juara tiga bagi Persik.

Boumsong benar-benar jadi bintang, setelah mencetak dua gol pada final DU, ia juga mendapat gelar sebagai Pemain Terbaik Divisi Utama 2012/13. Hal ini layak di dapat karena kerja kerasnya membantu Persebaya promosi lewat golnya.

Persikabo yang finis keempat masih memiliki peluang lolos ke ISL musim depan bilamana mampu mengalahkan tim peringkat akhir 15 ISL musim ini di laga play-off.

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait