thumbnail Halo,

Persela Lamongan berhasil menjadi juara Piala Gubernur Jatim 2012 usai mengalahkan Arema dengan skor 2-0 di stadion Kanjuruhan, Malang.


OLEH TEGAR PARAMARTHA                                                                        Ikuti di twitter
Arema gagal merengkuh gelar juara Piala Gubernur Jawa Timur setelah ditumbangkan oleh Persela Lamongan dengan skor 2-0.

Bermain di stadion Kanjuruhan, Malang, Arema sebenarnya mendapatkan keuntungan dengan didukung oleh puluhan ribu suporter yang memadati stadion. Namun, Arema ternyata lagi-lagi tampil melempem. Persela bahkan mampu mendominasi permainan.

Babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol dengan satu peluang Persela yang berakhir di mistar gawang. Di babak kedua, Persela tampil lebih tajam sehingga mereka mampu memaksimalkan dua peluang menjadi gol yang memastikan skuat asuhan Gomes de Oliveira menjadi juara.


Babak Pertama

Persela Lamongan secara mengejutkan mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu. Jimmy Suparno dan In Kyun Oh memberi ancaman di enam menit pertama, beruntung tidak ada tembakan yang mengarah ke gawang Arema.

Arema tidak ingin terus ditekan dan mencoba melakukan serangan ke daerah pertahanan Persela. Namun, kurangnya koordinasi antar pemain membuat usaha tim Singo Edan berakhir sia-sia. Kayamba Gumbs sempat mengancam melalui tendangan bebas, namun dapat diantisipasi dengan baik oleh Choirul Huda.

Persela kemudian terus mendominasi permainan dan mereka mendapatkan peluang terbaik di menit ke-27 ketika tendangan terarah Mario Costas menerpa mistar gawang yang dikawal oleh Kurnia Meiga. Sebelumnya, Samsul Arif juga sempat mengancam namun tembakannya masih melenceng.

Beberapa menit kemudian, giliran Arema yang hampir mencetak gol. Qischil Gandrum mampu melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang Persela, namun kecekatan Khoirul Huda mampu menahan peluang tersebut. Pada menit ke-37, Qischil kembali mendapatkan peluang dan lagi-lagi dapat digagalkan Huda.

Terasa agak buntu, Rahmad Darmawan akhirnya memutuskan untuk memasukkan Sunarto untuk menggantikan Engelberd Sani. Namun, pergantian tersebut tidak menimbulkan perubahan di sisa waktu yang ada sehingga kedudukan 0-0 tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Babak Kedua

Persela tidak menurunkan tempo permainan mereka di paruh kedua. Laskar Joko Tingkir kembali menekan Arema melalui In Kyun Oh. Pemain asal Korea Selatan tersebut beberapa kali melepaskan tembakan yang mengancam gawang Kurnia Meiga.

Terus menekan, Persela akhirnya berhasil memecah kebuntuan mereka di menit ke-71. Samsul Arif yang memang selalu menjadi momok bagi Arema, kembali menunjukkan ketajamannya dengan menjebol gawang Singo Edan. Tandukan Samsul yang memanfaatkan umpan Gustavo Lopez tidak mampu diantisipasi oleh Meiga sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0.

Tertinggal satu gol, Arema mencoba tampil lebih agresif untuk dapat menyamakan kedudukan. Peluang di dapat oleh Sukadana dan kemudian Beto, namun tidak ada yang berhasil menjaringkan gol.

Di menit ke-81, justru Persela yang berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah Roman Golian berhasil merobek jala mantan klubnya. Keunggulan dua gol berhasil dipertahankan oleh Laskar Joko Tingkir hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain:

Arema: Meiga, Kipuw, Igbonefo, Gathuessy, Alfarizi, Kayamba Gumbs, Sukadana, Engelberd, Qischil, Beto, Gonzales


Persela: Huda, Golian, Han Sang min, Saiful, Gilang Angga, Gustavo, Catur, Jimi, In Kyun Oh, Samsul, Costas


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait