thumbnail Halo,

Duet Patrick Wanggai dan Ferinando Pahabol, serta pemain pengganti Lukas Mandowen, terlihat kesulitan melepaskan diri dari kawalan bek Gresik United.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  GRESIK    
Saat waktu normal akan selesai, banyak yang memprediksi laga uji coba antara tuan rumah Gresik United kontra Persipura Jayapura akan berakhir imbang 0-0. Namun, semua begitu cepat berubah kala injury time berlangsung, di mana Gresik United mampu meraih satu gol berkat tendangan bebas Gustavo Chena.

Menurut pelatih kepala Persipura Jayapura Jacksen F Tiago, seharusnya pelanggaran yang berbuah lahirnya tendangan bebas itu tidak perlu dilakukan. Apalagi, momen tersebut terjadi pada akhir-akhir pertandingan, saat konsentrasi tim sedang mulai menurun.

“Harusnya itu tidak perlu dilakukan, kalau mereka mainnya hati-hati. Apalagi, pelanggaran itu terjadi pada menit-menit akhir, di mana konsentrasi sudah mulai menurun. Tapi sudahlah tak apa, ini pertandingan uji coba. Kami coba ambil pelajarannya saja, agar tidak terulang saat kompetisi nanti,” ujar Jacksen kepada GOAL.com Indonesia.

Bermula dari penetrasi yang dilakukan oleh Siswanto di daerah kanan pertahanan Persipura, membuat salah satu pemain tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut menghentikannya. Kejadian itu membuat wasit memberikan hadiah tendangan bebas kepada skuat Gresik United, set piece yang lantas dieksekusi oleh Chena.

Penjaga gawang Persipura Yoo Jae Hoon, sebenarnya sudah mengarah pada arah yang tepat. Tapi karena tendangan keras Chena membentur badan Bio Paulin, maka alur bola berubah arah dan mematikan langkah Yoo Jae Hoon.

Selain kecerobohan pemainnya di menit-menit akhir, Jacksen juga menyoroti kinerja para jugador-nya. Absennya Boaz Salossa, rupanya sedikit berdampak pada ketajaman lini depan timnya. Duet Patrick Wanggai dan Ferinando Pahabol, serta pemain pengganti Lukas Mandowen, terlihat kesulitan melepaskan diri dari kawalan bek Gresik United.

“Ada banyak catatan, sebelum tampil di Inter Island. Salah satunya, pemain belum tajam seperti yang saya inginkan. Dan ini harus segera dibenahi. Kami akui anak-anak permainannya belum tajam, karena mereka masih menjalani TC serta ada beberapa pemain baru yang masih butuh adaptasi," terangnya.

Mantan pemain Petrokimia Gresik dan Persebaya itu lantas menambahkan, kendati anak asuhnya menelan kekalahan 0-1 atas tuan rumah Gresik United. Dirinya tetap puas, karena dari hasil ini bisa mengetahui kelemahan dan kekurangan tim yang diasuhnya, sebelum berlaga di Inter Island Cup 2012 dan tentunya, kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/13.

“Secara team work anak-anak masih perlu dipadukan lagi, ada pemain baru yang masih membutuhkan adaptasi. Dan setelah uji coba di Gresik, kami akan langsung kembali lagi ke Malang untuk menjalani TC," papar Jacksen.

Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasihnya kepada pihak Gresik United, atas terselenggaranya laga uji coba kali ini. Sebab ia mengaku, jika anak asuhnya saat ini masih minim uji coba dengan tim kuat.

“Kami bersyukur dapat uji coba kali ini, sebab Persipura masih minim uji coba menghadapi tim kuat seperti Gresik. Kalau untuk tim-tim lokal sih sudah beberapa kali, tapi kalau tim punya kualitas bagus, baru kali ini. Semoga kami bisa uji coba lagi dengan tim kuat, sebelum Inter Island dimulai,” pungkasnya. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait