thumbnail Halo,

Dua kesalahan yang dilakukan kiper Markus Horison membuat PSMS Medan hanya bermain imbang 2-2 atas tamunya PSM Makassar.

Oleh Yuslan Kisra

PSMS Medan nyaris dipermalukan tamunya PSM Makassar dalam lanjutan pertandingan putaran kedua Superliga 2008/09 di Stadion Gelora Jaka Baring, Palembang, Rabu (25/3) malam.

Untung saja, Mario Costas mampu membayar kesalahannya di babak pertama dengan mencetak gol pada menit ke-79 dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Itu karena Ayam Kinantan sudah tertinggal 2-1 ketika pertandingan babak kedua baru berjalan satu menit.

Tragisnya, dua gol yang dihasilkan PSM di laga tersebut terjadi karena blunder yang dilakukan kiper utama tuan rumah Markus Horison. Sangat disayangkan memang mengingat status Markus sebagai kiper nomor satu di tanah air.

Gol pertama PSM misalnya pada menit ke-24 dari tendangan spekulasi jarak jauh yang dilepaskan Claudio Pronetto. Tanpa diduga, tangkapan Markus tidak akurat dan justru berbuah gol karena bola bergulir masuk ke gawangnya.

Kedudukan pun berubah menjadi 1-0 untuk PSM yang dibalas Leonardo Martin Dinelli, satu menit jelang turun minum melalui titik putih. Sekaligus membuat babak pertama berakhir dengan kedudukan sama kuat 1-1.

Parahanya, Markus kembali melakukan blunder ketika pertandingan babak kedua baru berjalan satu menit. Tangkapannya yang tidak lengket membuat Julio Lopes yang berdiri di dekatnya dengan mudah menambah keunggulan PSM.

Dengan cerdik, striker asing PSM itu melepaskan tendangan terukur setelah terlebih dahulu menguasi bola mental dari tangkapan Markus. Kedudukan pun kembali berubah menjadi 2-1 yang akhirnya bisa disamakan Costas menjadi 2-2.

Kedua tim pun harus puas berbagi angka di laga tersebut, karena hingga pertandingan berakhir, kedudukan sama kuat tidak berubah. Meski kedua tim banyak menciptakan peluang, terutama PSMS yang lebih menguasai jalannya pertandingan.

 

Terkait