thumbnail Halo,

KONI Pusat meminta KONI daerah mematuhi keputusan Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI).

GOAL.com Indonesia   OLEH
TEGAR PARAMARTHA

KONI Pusat dikabarkan menolak untuk mengakui Pengprov PSSI di bawah pimpinan caretaker, dan tetap akan mengesahkan kepengurusan Pengprov yang sebelumnya sesuai dengan keputusan Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI).

Seperti yang diketahui, BAORI menggugurkan seluruh caretaker Pengprov PSSI bentukan PSSI Djohar Arifin dan akan diberlakukan pada penyelenggaraan pertandingan cabang sepakbola PON XVIII di Riau yang akan dimulai 9 September 2012.

"Pada Senin (03/9) malam, KONI Pusat, PB PON dan Badan Keabsahan membahas hal itu. Diputuskan tim sepakbola yang bertanding di ajang PON adalah yang berada di bawah naungan Pengprov PSSI yang bukan merupakan karetaker bentukan PSSI Djohar Arifin," ungkap Ketua Pengprov PSSI Jawa Barat, Tony Aprilani.

"Dari hasil dari pertemuan itu, KONI Pusat meminta KONI di seluruh daerah Indonesia patuh dan tunduk pada putusan BAORI. Itu disampaikan lewat surat keputusan yang ditandatangani Pak Tono Suratman, Ketua Umum KONI Pusat, dan dikirim ke seluruh KONI daerah dan pastinya Jabar."

Tony menambahkan, keputusan tersebut tidak hanya berlaku untuk cabang olahraga sepakbola saja, tetapi juga pada cabang olahraga futsal yang juga dipertandingkan pada PON XVIII.

Dengan demikian, tim sepakbola bentukan pengprov PSSI Jabar pimpinan Bambang Sukowiyono dipastikan tidak akan dapat mengikuti PON XVIII, karena dinilai tidak sah.



Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait