thumbnail Halo,

Djohar Arifin Husein meminta Persebaya IPL memperhitungkan untung rugi yang didapat apabila membawa kasus transfer Titus Bonai ke ranah hukum.

Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein meminta Persebaya IPL untuk tidak terburu-buru membawa kasus pemalsuan administrasi transfer Titus Bona ke BEC Tero Sasana ke ranah hukum.

Djohar mengatakan, Persebaya harus mempertimbangkan manfaat dan kerugian apabila mereka mengambil langkah tersebut, apalagi Llano Mahardika telah diberi sanksi oleh PT LPIS, meskipun hanya dengan sanksi ringan yaitu skorsing selama tiga bulan.

Langkah Persebaya Surabaya yang ingin membawa kasus pemalsuan administrasi transfer Titus Bonai ke klub Thiland BEC Tero Sasana ditanggapai dingin oleh PSSI. Mereka ingin menyelesaikan masalah ini secara internal terlebih dahulu.

"Terserah Persebaya, kalau bisa diselesaikan secara intern terlebih dahulu," kata Djohar seperti yang dilansir JPNN.

"Dipikirkan dulu manfaat dan mudharatnya kalau lewat jalur hukum. Dia sudah disanksi oleh LPIS, karena dia bekerja disana."

Tetapi Djohar menyatakan akan siap membantu apabila jalur hukum memang diambil Persebaya. "Kami ingin Sepak bola kita bersih. Siap yang melanggar hukum harus ditindak," ujarnya.



Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait