thumbnail Halo,

Bernhard Limbong menyatakan keputusan tersebut adalah tindak lanjut dari kongres tahunan PSSI di Palangkaraya.

PSSI pimpinan Djohar Arifin Husein akhirnya mengizinkan para pemain-pemain yang berada di kompetisi Superliga Indonesia (ISL) memperkuat tim nasional Indonesia yang akan melakoni beberapa laga internasional.

Hal yang mengejutkan tersebut disampaikan oleh penanggung jawab timnas Bernhard Limbong, ia berkilah pemanggilan pemain ISL tersebut adalah tindak lanjut dari keputusan kongres tahunan PSSI di Palangkaraya. Padahal seperti yang diketahui, usai kongres tahunan Djohar Arifin menyatakan bahwa kompetisi ISL akan diakui oleh PSSI syarat klub-klub ISL bersedia berada di bawah kontrol PSSI, namun hingga saat ini klub ISL tidak mematuhinya bahkan mereka telah memilih induk PSSI baru di bawah kepemimpinan La Nyalla Mattalitti.

"Untuk memperkuat timnas harus putra-putra terbaik. Sejak dulu sudah saya katakan. Semuanya berhak memperkuat timnas. Apalagi saat ini ISL telah diakui oleh PSSI," ujar Limbong yang sebelumnya meminta Kapolri menghentikan izin ISL namun permintaannya tersebut tidak dipenuhi.

Timnas Indonesia sesuai dengan jadwal yang ada akan menjalani pertandingan persahabatan dengan Timnas Palestina yang rencananya digelar antara 14-23 Mei mendatang. Pertandingan ini telah menjadi agenda resmi FIFA.

Selain itu Timnas U-23 plus juga dijadwalkan akan menghadapi tim asal Italia, Inter Milan. Sesuai dengan jadwal yang ada pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 24 dan 26 Mei mendatang.

>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Semua Berita Sepakbola Indonesia

Terkait