advertisement
Garuda Junior Ditekuk Singapura
Jebakan off-side yang gagal membuat timnas "Garuda Junior" harus mengakui keunggulan Singapura Junior.
Oleh Yuslan Kisra
Timnas U-19 Indonesia gagal melalui laga perdananya di ajang kualifikasi grup F Piala Asia U-19, setelah ditekuk Singapura 1-0, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Sabtu (7/11) petang.
Tampil trengginas sejak peluit babak pertama, para pemain muda masa depan Indonesia yang dua tahun terakhir berguru di Uruguay ini mampu memberikan harapan.
Sayang hal itu tidak mampu menggoyahkan pertahanan Singapura yang cukup tangguh. Peluang terbaik Indonesia diperoleh striker Syamsir Alam pada pertengahan babak pertama, ketika menerima umpan terobosan.
Hanya saja tendangan kerasnya masih melambung di atas gawang Singapura, meski ia sudah berdiri bebas usai mengecoh pemain belakang tim 'Negeri Singa' tersebut. Kedudukan pun tidak berubah tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, skuad tim besutan pelatih Cesar Payovich ini tampak kehabisan tenaga. Hal itu dimanfaatkan pemain Singapura untuk balik menyerang. Puncaknya terjadi pada menit ke-69.
Memanfaatkan jebakan off-side dari barisan pertahanan timnas U-19, Safuwan membuat Singapura unggul 1-0 yang langsung meruntuhkan semangat juang para pemain muda Indonesia ini.
Meski beberapa kali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan amunisi baru yang lebih bertenaga, tapi ketatnya barisan pertahanan Singapura membuat serangan Indonesia muda ini selalu bisa dipatahkan.
Dan hingga babak kedua berakhir tidak ada tambahan gol yang tercipta. Indonesia pun harus berjuang di laga berikut, jika saja ingin lolos ke putaran final. Sebab hanya dua tim teratas yang berhak melaju ke babak final kejuaraan bergengsi di Asia untuk U-19 ini.
Atas kekalahan tersebut, Indonesia untuk kedua kalinya dalam pekan ini harus mengakui keunggulan Singapura. Itu menyusul kekalahan 3-1 timnas senior di laga ujicoba beberapa hari lalu.
Timnas U-19 Indonesia gagal melalui laga perdananya di ajang kualifikasi grup F Piala Asia U-19, setelah ditekuk Singapura 1-0, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Sabtu (7/11) petang.
Tampil trengginas sejak peluit babak pertama, para pemain muda masa depan Indonesia yang dua tahun terakhir berguru di Uruguay ini mampu memberikan harapan.
Sayang hal itu tidak mampu menggoyahkan pertahanan Singapura yang cukup tangguh. Peluang terbaik Indonesia diperoleh striker Syamsir Alam pada pertengahan babak pertama, ketika menerima umpan terobosan.
Hanya saja tendangan kerasnya masih melambung di atas gawang Singapura, meski ia sudah berdiri bebas usai mengecoh pemain belakang tim 'Negeri Singa' tersebut. Kedudukan pun tidak berubah tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, skuad tim besutan pelatih Cesar Payovich ini tampak kehabisan tenaga. Hal itu dimanfaatkan pemain Singapura untuk balik menyerang. Puncaknya terjadi pada menit ke-69.
Memanfaatkan jebakan off-side dari barisan pertahanan timnas U-19, Safuwan membuat Singapura unggul 1-0 yang langsung meruntuhkan semangat juang para pemain muda Indonesia ini.
Meski beberapa kali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan amunisi baru yang lebih bertenaga, tapi ketatnya barisan pertahanan Singapura membuat serangan Indonesia muda ini selalu bisa dipatahkan.
Dan hingga babak kedua berakhir tidak ada tambahan gol yang tercipta. Indonesia pun harus berjuang di laga berikut, jika saja ingin lolos ke putaran final. Sebab hanya dua tim teratas yang berhak melaju ke babak final kejuaraan bergengsi di Asia untuk U-19 ini.
Atas kekalahan tersebut, Indonesia untuk kedua kalinya dalam pekan ini harus mengakui keunggulan Singapura. Itu menyusul kekalahan 3-1 timnas senior di laga ujicoba beberapa hari lalu.
Terima kasih atas tanggapan Anda! Komentar tidak akan langsung tampil karena harus disaring moderator terlebih dulu.
Mohon tulis nama Anda!
Mohon tulis lokasi Anda!
Mohon tulis komentar Anda!
146 Tanggapan Anda
Iklan
Jelajahi GOAL.com
/* empty because this one does not have controls */?>
-
Jadwal Televisi 11-14 Februari 2012
Jadwal TV tercantum dalam Waktu Indonesia Barat (WIB). Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
-
-
-
VIDEO: Markus Babbel Pelatih Baru Hoffenheim
Hoffenheim mengontrak pelatih berusia 39 tahun ini hingga musim panas 2014.
-
KARTUN: Imbas Lengsernya Fabio Capello
Mundurnya Fabio Capello membuat media banyak membuat spekulasi mengenai pergantian pelatih di klub-klub besar di Eropa.
Iklan
Iklan