thumbnail Halo,

Teguh dan Aji Saka dipanggil untuk mengisi pos penjaga gawang timnas senior, sekaligus kesempatan mengikuti seleksi.


GOALLIPUTAN   ASAD ARIFIN     DARI   MALANG   
Tim nasional Indonesia menghadapi kendala di sektor penjaga gawang saat menghadapi Nepal dalam laga uji coba di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (25/6).

Semua penjaga gawang yang telah disiapkan jajaran pelatih mengalami cedera sebelum pertandingan dihelat. Setelah Kurnia Meiga cedera saat membela Arema Cronus di kompetisi domestik, kiper Persib Bandung I Made Wirawan juga mengalami cedera pada jarinya.

Sementara itu, penjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda juga masih belum dalam kondisi terbaik. Terakhir, pelatih Alfred Riedl juga harus kehilangan Dian Agus Prasetyo akibat cedera pada dadanya usai menjalani laga melawan Pakistan U-23.

Kondisi ini memaksa jajaran pelatih memanggil dua penjaga gawang tim nasional U-23, Teguh Amirudin asal Perseru Serui, dan Aji Saka (Gresik United). Namun, pelatih kiper timnas senior Edy Harto, menegaskan, tidak perlu meragukan kemampuan kedua pemain tersebut.

“Tidak ada masalah, sama semua kok [kualitasnya]. Mereka, Aji Saka dan Teguh, pengalamannya juga banyak. Di klub, mereka berdua menjadi pemain inti, dan terbiasa menghadapi senior-seniornya. Tinggal persiapan mental saja. Saya tekankan pada mereka untuk bermain lepas sama seperti ketika mereka bermain di klub,” tutur Edy.

Edy berharap agar keduanya jika diturunkan bisa tampil maksimal demi membuka peluang untuk berlaga di Piala AFF 2014. Baginya, kesempatan yang diberikan ini tak ubahnya sebagai seleksi bagi kedua penjaga gawang muda tersebut.

“Ini kesempatan mereka untuk mencari posisi di timnas senior, tinggal bagaimana memanfaatkan saja. Minimal, bagi mereka, dengan dipanggil timnas senior, nilai mereka akan naik. Kesempatan [masuk tim senior] banyak kok. Begitu penampilan mereka bagus pada pertandingan ini, maka mereka akan masuk catatan kami,” paparnya. 

Selain kesempatan bermain untuk tim senior, satu hal lain yang bisa membuat keduanya bisa tampil maksimal pada laga ini adalah faktor tempat laga ini digelar, Kota Malang. Ya, Kedua penjaga gawang muda ini adalah putra asli Kota Malang. Mereka tentu akan termotivasi jika tampil di kampung mereka sendiri. (gk-57)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2014
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama

>

Terkait