thumbnail Halo,

Vicky dan Junda mengaku akan selalu berusaha keras untuk dapat menunjukan kemampuan terbaik mereka selama mengikuti sesi latihan bersama Brisbane Roar.


GOALEKSKLUSIF    ERIC NOVEANTO     Ikuti di twitter

Dua pemain muda Indonesia, Vicky Melano dan Junda Irawan saat ini tengah merajut mimpi untuk dapat merumput di Australia. Ya, keduanya telah beberapa kali mengikuti sesi latihan bersama tim junior Brisbane Roar yang merupakan salah satu kontestan Liga Utama Australia [A-League].

Dalam wawancara eksklusif bersama redaksi Goal Indonesia, baik Vicky maupun Junda mengaku memiliki kesan positif selama menjalani masa latihan bersama klub papan atas A-League tersebut.

"Alhamdulillah baik, sudah berlatih di sini selama dua minggu, senang dengan metode pelatihan di sini yang lebih teratur, ada waktu yang tepat untuk latihan dan juga untuk istirahat," tutur Vicky.

Hal senada juga diucapkan Junda, "Latihan di sini dapat pengalaman banyak sekali dan beda sama di Indonesia. Dan teman-teman latihan juga baik-baik semua, saya senang berlatih bersama Brisbane Roar."

Mantan penggawa timnas U-19 SAD tersebut mengatakan proses adaptasi dengan lingkungan di Australia berjalan dengan lancar. "Dari segi cuaca, walaupun sekarang musim gugur tapi cuacanya mirip seperti di Indonesia, jadi tidak ada masalah. Mungkin nanti musim dingin yang harus lebih bisa jaga kondisi badan biar selalu fit terus," ujar keduanya saling menimpali.

"Dengan teman-teman di tim juga semuanya lancar, mereka ramah dan welcome dengan kehadiran kami berdua. Soal makanan juga tidak ada kendala berarti, jadi semua lancar-lancar saja."

Usai merasakan suasana dan kondisi sepakbola di Australia, keduanya memiliki pandangan yang sama mengenai perbedaan yang ada diandingkan dengan situasi sepakbola Indonesia saat ini. "Antusiasme penonton di indonesia lebih tinggi. Sepakbola bukan olahraga nomor satu di Australia, tapi sekarang jumlah peminat sudah meningkat dan tidak kalah seru, serta yang jelas di sini aman."

"Dari segi teknis, klub di sini lebih berani memasukkan pemain muda untuk dimainkan di A-League. Dan memang ada ketentuannya juga kalau di A-League maksimal tiga pemain junior yang bisa dimainkan. Jadi banyak pemain muda yang mampu bersaing dengan para seniornya," papar mereka.

Lebih lanjut, Vicky dan Junda menyebut tidak ada perbedaan besar secara teknik yang dimiliki pemain muda Indonesia pada umumnya dibandingkan dengan pemuda Australia. "Kalau dari sisi kemampuan semua hampir sama. Hanya bedanya di Indonesia kadang banyak yang kurang sungguh-sungguh dalam berlatih, sementara mereka kebalikannya."

"Mereka semua selalu tampak serius ingin menunjukan yang terbaik satu sama lainnya. Hal itu bagus sih, membuat kami memiliki motivasi lebih dalam setiap latihan," tutur keduanya.

Dua bintang masa depan skuat Garuda tersebut menuturkan bahwa mereka memiliki ambisi yang sama untuk ke depannya, yakni dapat memperkuat tim utama Brisbane Roar serta terus menapaki karier yang lebih tinggi di mancanegara.

"Target utama saya tentunya bermain sebaik mungkin, bisa menembus tim utama dan mengembangkan kemampuan di sini, mudah-mudahan terwujud," ujar Vicky yang kemudian diimbuhi Junda," Saya selalu bersemangat untuk bersaing di sini agar bisa masuk tim utama. Selain itu, target saya juga harus bisa bermain seperti yang diminta oleh tim ini."



Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2014
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama




Terkait