thumbnail Halo,

Ultrasmania menilai Agus Yuwono tak mempunyai kualitas untuk menangani Laskar Joko Samudro.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK   

Kelompok suporter Gresik United Ultrasmania menuntut agar manajemen segera memecat Agus Yuwono dari kursi pelatih menyusul hasil kurang memuaskan yang diraih Laskar Joko Samudro di awal musim.

Gresik United bermain imbang 2-2 melawan Barito Putera kemarin. Dengan demikian, ini kali kedua mereka hanya bisa bermain imbang di kandang. Satu kemenangan, tiga imbang, dan sekali kalah tidak membuat puas Ultrasmania. Hasil itu menempatkan Gresik United berada di posisi ketujuh dengan koleksi nilai enam.

Selepas laga, ratusan Ultrasmania langsung melakukan aksi demonstrasi di depan pintu masuk pemain di stadion. Dengan membawa poster besar bertuliskan ‘Prestasi atau Degradasi’, Ultrasmania menyerukan agar manajemen memecat Agus. Mereka menilai, Agus tidak pantas, serta tidak mempunyai kualitas, maupun kapabilitas menangani Gresik United.

“Kami meminta agar Agus Yuwono dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Gresik United. Saya tidak yakin dengan kemampuannya, dan kami tidak ingin melihat Gresik United degradasi di akhir musim,” kecam koordinator aksi Ultrasmania, Angga.

Namun, tuntutan Ultrasmania ini menemui jalan buntu, karena tidak ada satu pun perwakilan dari manajemen Gresik United yang berkenan menemui Ultrasmania.

Sementara itu, Agus menyesalkan hasil imbang yang didapat anak asuhnya. Menurutnya, hasil ini tidak terjadi andai para pemain mau tampil konsisten, dan tidak lengah.

“Semua pasti ingin menang, tidak terkecuali saya. Tapi setelah unggul 1-0, anak-anak mulai lengah, dan merasa sudah menang. Akibatnya, Barito berhasil keluar dari tekanan dan mencetak dua gol,” papar Agus kepada Goal Indonesia.

“Semua tak bermain sesuai dengan harapan saya. Padahal sebelum laga saya udah katakan, Barito bukan tim enteng. Baru setelah Kacung masuk, permainan kembali berkembang. Itu sudah terlambat, karena Barito sudah siap mengantisipasinya, meski minus Abanda Herman di laga ini.”

“Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk pertandingan ke depan, sehingga tidak terulang kembali permainan yang tidak stabil seperti ini.” (gk-43)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League


Terkait