thumbnail Halo,

Sriwijaya FC bertekad pertahankan tradisi juara.


GOALLIPUTAN   GHAZI ADITYA    DARI   PALEMBANG

Perombakan tim secara besar-besaran yang dilakukan manajemen Sriwijaya FC (SFC) terhadap pemain musim lalu, tak membuat Laskar Wong Kito menghilangkan tradisi sebagai klub yang mengusung target juara setiap tahun. Ya, bermaterikan pemain muda dan senior yang telah terbentuk sejak 1 Desember 2013, tim yang dilatih Subangkit ini tak merasa gentar untuk bersaing dalam memburu trofi juara Indonesia Super League (ISL) 2014.

Menilik skuat musim ini, hanya M. Sobran dan Rizki Dwi Ramdhan pemain musim lalu yang masih bertahan. Bahkan, untuk level manajemen dan pelatih juga mengalami perombakan besar-besaran. Namun begitu, persiapan tim yang sudah digelar sejak tiga bulan lalu dinilai cukup untuk mengarungi ketatnya persaingan di ISL nanti.

"Tim ini 98 persen tim baru, yang diperkuat oleh pemain muda dan pemain senior. Kita punya tradisi menjadi juara setiap tahunnya. Alhamdulillah sekarang komunikasi antarpemain sudah terlihat  kompak, dan pemain hampir dikatakan komplet. Kita hanya tinggal mencari satu pemain asing Asia lagi untuk mengganti Diogo," kata Robert Heri, manajer SFC.

SFC pun semakin optimistis dengan format kompetisi dua wilayah. Meski mereka menyadari peluang untuk melaju ke final ISL akan sulit, karena klub-klub papan atas musim lalu banyak berada di wilayah barat. Namun begitu, Robert mengakui tetap yakin timnya bisa bersaing untuk mencapai target juara.

"Tim musim ini lebih baik dari musim lalu, tinggal kerja sama saja yang harus terus diasah karena kita tim baru. Mudah-mudahan ke depan SFC kembali pada masa kejayaannya merebut trofi ISL," papar Robert.
 

STATISTIK MUSIM LALU
Indonesia Super League 2012/13
Main Menang Seri Kalah Gol
34 17 6 11 56-61


PELATIH: Subangkit


PROFIL SINGKAT
Nama lengkap: Subangkit
Lahir: Pasuruan, 29 November 1959
Tinggi/berat: 172 cm/80 kg
Karier pelatih : Persekabpas Pasuruan (2003-2007), timnas U-16 (2007), timnas U-20 (2008), Persema Malang (2009-2011), Persela Lamongan (2011-2012), Persiwa Wamena (2012-2013), Sriwijaya FC U-21 (2013), Sriwijaya FC (2014-sekarang)
Sukes membawa Sriwijaya FC U-21 menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2012/13, membuat Subangkit langsung dipercaya manajemen untuk menukangi tim senior pada ISL 2014. Dalam pembentukan tim yang hampir 100 persen dihuni muka baru, Subangkit awalnya cukup kesulitan karena harus memadukan permainan para pemain yang sama-sama baru bergabung dalam satu tim.

Kendati harus meracik mulai dari nol, pelatih kelahiran Pasuruan, 29 November 1959 ini akhirnya hampir merampungkan tugasnya membentuk sebuah tim yang siap bersaing untuk merebut trofi ISL musim ini. Diakuinya, dengan pemain yang hampir 100 persen muka baru, terlebih dahulu ia harus memahami karakter setiap pemainnya.

Subangkit menginginkan tim yang memiliki pemain kompetitif untuk selalu siap diturunkan. Mantan pelatih Persela Lamongan itu tak memandang perbedaan antara junior maupun senior untuk menjadi skuat inti. Siapa yang siap, maka itu yang akan diturunkan mulai menit awal dalam setiap pertandingan.

"Tapi yang paling penting saya menginginkan tim yang fisiknya bagus. Selain kompetitif menjadi yang terbaik, pemain harus punya fisik bagus. Di saat kehilangan bola, dia mampu kembali merebut bola. Syukurlah sekarang tim ini sudah hampir terbentuk walau ada beberapa pemain yang masih harus beradaptasi," kata Subangkit.
 
Dengan format kompetisi dipecah dua wilayah, Subangkit mengatakan memang sedikit mengurangi persaingan untuk merebut juara musim ini. Setidaknya, keputusan dari PT Liga Indonesia membagi kompetisi menjadi dua wilayah meringankan beban finansial klub untuk melakoni partai tandang.

Subangkit mengakui kalau kompetitor Laskar Wong Kito di wilayah barat lebih berat dibandingkan wilayah timur. "Pada dasarnya persaingan itu sama tinggi. Tapi kalau melihat hasil musim lalu, memang persaingan wilayah barat lebih berat, ada Persib, Arema, Barito, Persija, Gresik. Tapi kita  kita tidak tahu mungkin saja banyak kejutan pada musim ini," pungkasnya.

PEMAIN ANDALAN: Lancine Kone


PROFIL SINGKAT
Nama lengkap: Lancine Sanogo Kone
Lahir: Pantai Gading, 16 Juni 1979
Tinggi/berat: 179 cm/70 kg
Posisi: Gelandang/striker
Karier klub: Africa Sports National (2005-2006), KAC Marrakech (2006-2008), Emirates Club (2008-2009), KAC Marrakech (2009-2010), Raja Casablanca (2010-2011), Deltras Sidoarjo (2011-2012), Putra Samarinda (2012-2013), Sriwijaya FC (2013-sekarang)

Sriwijaya FC tak kehilangan sosok pemain andalan sekaligus panutan untuk mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, meski melakukan perombakan tim besar-besaran. Setelah musim lalu ada Ponaryo Astaman, sosok itu kini berpindah kepada pemain asing Lancine Kone.

Ban kapten SFC pun disematkan di lengannya untuk musim ini. Menyusul, sebagai pemain senior sosoknya disegani baik di dalam maupun diluar lapangan. Selain itu, pemain asal Pantai Gading ini pun layak dikatakan sebagai "jelmaan" Keith Kayamba Gumbs, pemain asing yang berperan sebagai kapten SFC musim 2011/12.

Mengingat usianya yang sudah menginjak 34 tahun, Kone masih memiliki kecepatan, fisik, serta naluri yang baik dalam mencetak gol. Itu bisa dilihat pada torehan tujuh golnya di ajang Inter Island Cup 2014.

"Kone punya kualitas yang mumpuni, dan sebagai pemain bola dia punya segalanya," ucap Subangkit, memuji.

"Dia (Kone) merupakan pemain luar biasa, pengalamannya harus dijadikan teladan bagi pemain lokal kita," kata Robert Heri, manajer SFC, menimpali.

Namun sayang, jelang bergulirnya ISL, Kone harus keluar masuk rumah sakit lantaran pembengkakan pada telapak tangan kanannya. Dia pun dipastikan bakal absen saat SFC bertandang ke markas Persib Bandung, 2 Februari nanti. (gk-55)





Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait