thumbnail Halo,

Tim Dewa Laut akan menjadi tim "kuda hitam" yang paling diperhitungkan.


GOALOLEH MUHAMAD RAIS ADNAN

Persiram Raja Ampat tampil mengejutkan pada ajang Inter Island Cup 2014. Ya, mereka mampu mematahkan dominasi Persipura Jayapura di zona Papua-Sulawesi dengan menjadi juara grup zona tersebut. Mereka juga nyaris melaju ke final, jika tidak kalah dalam hal produktivitas gol dari Persib Bandung.

Melihat catatan itu, Persiram diperkirakan akan menjadi tim "kuda hitam" yang paling diperhitungkan pada Indonesia Super League (ISL) 2014.

Manajer Persiram, Henry Wairara, mengungkapkan salah satu kunci keberhasilan timnya hingga saat ini adalah tidak adanya perombakan tim yang terlalu besar. Bisa dibilang, 90 persen skuat musim lalu masih dipertahankan tim berjulukan Dewa Laut ini.

"Kami pada musim ini memang memprioritaskan pemain muda. Rata-rata usia pemain kami masih 23 tahun dan mayoritas pemain asli Papua," ucap Henry Wairara, yang ditemui wartawan saat mendampingi timnya berlatih di Lapangan C Senayan, Jakarta, Kamis (16/1) petang.

Lebih lanjut, pria berusia 40 tahun ini mengungkapkan skuatnya saat ini berjumlah 24 pemain. Itu termasuk tiga pemain asing, yakni Osas Marvelous Ikpefua Saha, Kubay Quaiyan, dan Georges Parfait Mbida Messi.

Namun begitu, Henry menuturkan masih mencari tiga pemain lagi untuk melengkapi skuatnya musim ini. "Yang 24 pemain itu sudah kami kontrak semua. Saat ini, kami masih mencari pemain yang berposisi sebagai gelandang serang, striker, dan bek kiri atau kanan," Henry memaparkan.

Dengan materi saat ini, Henry merasa yakin timnya bisa berprestasi lebih baik dibandingkan musim lalu. Pada ISL 2012/13, Persiram bercokol di peringkat kedelapan.

"Kami menargetkan bisa tembus lima besar pada musim ini. Artinya, kami harus lolos ke babak delapan besar," Henry menegaskan.

STATISTIK MUSIM LALU
Indonesia Super League 2012/13
Main Menang Seri Kalah Gol
34 11 12 11 41-37
 
         
         



PELATIH: Gomes De Oliveira


PROFIL SINGKAT
Nama lengkap: Mario Gomes De Oliveira
Lahir:
Brasil, 1 Desember 1962
Karier klub: Perseru Serui (2010-2011), Persiwa Wamena (2011-2012), Persela Lamongan (2012-2013), Persiram Raja Ampat (2013-sekarang)
Persiram Raja Ampat nyaris bakal ditukangi oleh Widodo Cahyono Putro pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. Namun setelah kesepakatan lisan terjadi, ternyata Widodo diminta untuk menjadi asisten pelatih timnas Indonesia mendampingi Alfred Riedl.

Lantaran untuk kepentingan yang lebih besar, manajemen Persiram pun rela untuk melepas Widodo ke timnas. Imbasnya, mereka harus memburu pelatih lain yang berkualitas. Tak butuh waktu lama bagi manajemen tim berjulukan Dewa Laut itu untuk mencari pengganti Widodo.

Ya, mereka langsung menjatuhkan pilihan kepada pelatih asal Brasil, Gomes De Oliveira. Gomes sendiri sebenarnya pada musim lalu telah menangani Persiram pada pertengahan musim. "Saya sudah tahu tentang kapasitas dia. Gaya melatihnya cocok untuk menangani anak-anak Papua," kata Henry Wairara, manajer Persiram.

Dan ternyata, pilihan terhadap Oliveira sangat tepat. Dia mampu membawa Persiram melaju ke babak delapan besar Inter Island Cup 2014. Bahkan, mereka nyaris melaju ke partai final jika tidak kalah produktivitas gol dari Persib. Itu semua didapatkan dalam masa persiapan yang sangat singkat.

"Saya selalu bilang kepada pemain, kita harus lakukan yang terbaik di setiap pertandingan. Kalau kita menang, maka kita akan juara. Jadi, kami akan maksimal di tiap pertandingan," ujar Oliveira.

Mantan pelatih Persiwa Wamena itu juga menuturkan salah satu kunci keberhasilan timnya saat ini adalah, rasa kekeluargaan yang dimiliki dalam internal tim maupun manajemen. "Para pemain punya itu, di sini saling menghormati dan membantu. Selama saya di sini juga tidak ada kesulitan. Semua pemain tidak ada yang indisipliner," ucap Oliveira.

Namun begitu, mantan pelatih Persiwa Wamena ini pun mengungkapkan masih banyak yang harus dibenahi dari timnya. Apalagi diyakini persaingan ketat bakal dihadapi pada wilayah timur ISL nanti.

PEMAIN ANDALAN: Osas Saha


PROFIL SINGKAT
Nama lengkap: Osas Marvelous Ikpefua Saha
Lahir: Warri, Nigeria, 20 Oktober 1986
Tinggi/berat: 180 cm/70 kg
Posisi: Striker
Karier klub: Chykes Davies (2002-2003), Bonnyrigg White Eagles (2004-2005), Prime (2005-2007), PSDS Deli Serdang (2008-2009), PSMS Medan (2009-2010), PSAP Sigli (2010-2011), PSMS Medan (2011-2012), Persepam Madura United (2012-2013), Persisam Putra Samarinda (2013), Persiram Raja Ampat (2014-sekarang)
Tak bisa dimungkiri, Osas Marvelous Ikpefua Saha, mampu mencuri perhatian pada turnamen Inter Island Cup 2014. Bagaimana tidak, dia menjadi salah satu pencetak gol terbanyak pada ajang itu bersama Lancine Kone dengan torehan tujuh gol.

Dengan torehannya itu, mantan pemain Persepam Madura United ini pun mengaku optimistis dengan kiprahnya pada Indonesia Super League (ISL) 2014 nanti. Osas pun sudah memasang target tinggi untuk menjadi top skor ISL 2014.

"Saya menargetkan minimal bisa mencetak 25 gol untuk ISL. Saya harus optimistis, tapi tentu saja Tuhan yang akan lebih mengatur," ujar pemain yang pada ISL 2012/13 mencetak 16 gol itu.

Selain itu, faktor dukungan tim maupun manajemen diakuinya mampu meningkatkan performanya di lapangan. "Saya sudah merasa nyaman di sini. Kondisi lebih bagus dari sebelumnya. Saya senang di Persiram," pungkas pemain berusia 27 tahun itu.









Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait