thumbnail Halo,

Azcurra gagal seleksi karena dianggap tak memiliki fisik bagus, dan selanjutnya manajemen Arema ditawari pemain Kamerun.


GOALLIPUTAN  AHSANI TAKWIM   Ikuti di twitter

Setelah menjalani seleksi selama hampir satu pekan, jajaran pelatih Arema Indonesia memutuskan tidak merekomendasikan pemain asal Argentina Pablo Azcurra untuk memperkuat Singo Edan di Indonesia Super League (ISL) musim mendatang.

Sejatinya, nasib Pablo sudah diketahui saat Arema mengadakan uji coba melawan Jember United, yang dimenangkan Singo Edan dengan skor 8-0 itu penampilan Pablo memang bagus dilihat dari akurasi umpan dan visi permainan dia.

“Pablo punya operan yang bagus, namun dia terlihat ringkih, atau bisa dianggap kurang bertenaga apabila diajak duel satu lawan satu,” kata asisten pelatih Joko Susilo.

“Iya Pablo memang dicoret dari Arema, sedih juga sih. Tentang alasannya, bisa jadi karena tidak cocok dengan skema permainan mereka. Namun untuk lebih jelasnya, silahkan bertanya kepada manajemen,” kata Ratna Mustika, agen yang menaungi Pablo di Indonesia, kepada Goal Indonesia.

Sementara itu, manajer umum Arema Ruddy Widodo menyatakan, Pablo memang tidak sesuai dengan skema. Dicoretnya Pablo dberdasarkan rekomendasi jajaran pelatih.

“Pablo mendapatkan rekomendasi untuk tidak dikontrak dari tim pelatih. Alasannya, dia tidak mempunya kualitas fisik yang bagus," kata Ruddy.

Sebagai langkah lanjut, Arema akan mendatangkan pemain asing lagi untuk diseleksi. Salah seorang agen Francis Yonga menawarkan pemainnya untuk diseleksi Arema. Kabarnya, pemain itu dari Kamerun, dan punya cap di tim Indomitable, julukan timnas Kamerun.

“Ada pemain yang ditawarkan oleh Yonga. Dia mungkin akan datang pada hari Senin," kata Ruddy.

Dari penelusuran Goal Indonesia, pemain yang dimaksud adalah Guy Bwele, sosok yang kini bermain di Serawak FA. Bwele sendiri bukanlah tipe playmaker yang dicari Arema, namun dia punya kelebihan tendangan bola mati yang selama musim lalu sulit dilakukan.

Di Serawak musim lalu, Bwele hanya bermain sepuluh kali dengan durasi 876 menit. Selama bermain dia mampu mencetak tiga gol, dan juga menerima empat kartu kuning. Hasil itu sudah cukup membawa Serawak menjadi juara Premier League Malaysia untuk tahun depan promosi ke Liga Super. (gk-48)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait