thumbnail Halo,

Manajemen klub meminta PSSI mempertimbangkan raihan Laskar Angling Dharma pada musim sebelumnya.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI    BOJONEGORO   
Manajemen Persibo Bojonegoro berharap PSSI mencabut sanksi, dan memberikan ruang bermain di kompetisi sekalipun di Divisi Satu pada musim mendatang.

Komisi disiplin PSSI telah menjatuhkan sanksi didiskualifikasi dari kompetisi Indonesian Premier League (IPL) menyusul rentetan walk-over (WO). Para pengurus Persibo rupanya masih berharap sikap baik PSSI untuk bisa mencabut keputusan itu.

“Harapan kami, PSSI masih berkenan memberikan ruang kepada Persibo untuk tetap bermain, meskipun nantinya akan turun kasta ke Divisi utama atau Divisi satu,” harap manajer Persibo Bojonegoro Yanuar Amni kepada Goal Indonesia.

Ditambahkan, PSSI harusnya juga mempertimbangkan nasib Persibo, karena beberapa pencapaian di musim sebelumnya. Hal itu dikarenakan, kata Yanuar, tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini pernah menyabet juara Piala Indonesia, yang kemudian mewakili Indonesia di pentas Piala AFC.

“Sampai saat ini kami masih bersabar untuk menunggu keputusan PSSI, apakah Persibo masih bisa bermain, atau tidak,” katanya.

Kini tim kebanggaan Boromania itu masih vakum. Saat ini, seluruh pemain dan pelatih Hanafi sudah dipulangkan kembali. Hanafi sendiri baru satu hari mendampingi Totok dkk untuk berlatih kala sanksi tersebut dijatuhkan.

“Semua pemain dan pelatih kita pulangkan, sampai semua sudah jelas. Tapi mereka tetap saya himbau, untuk sekiranya bisa kembali, jika nantinya sanksi itu sudah dicabut,” ungkap Yanuar.

“Akan menjadi sebuah kejadian lucu, kalau Persibo dicoret dari keanggotaan tapi masih diberikan denda Rp150 juta.”

Sementara itu, ketua eksekutif (CEO) Persibo Lukman Wafi menyayangkan sanksi yang dijatuhkan komdis PSSI kepada Persibo. Menurutnya, PSSI menjatuhkan sanksi secara sepihak, tanpa melihat kondisi tim Persibo terlebih dulu.

Wafi mencontohkan, ketika Persibo melawan Bontang FC pada 30 Mei lalu di pentas IPL. Laskar Angling Dharma memilih aksi WO, karena pada tiga hari berikutnya harus menghadapi Sun Hei dalam lanjutan kompetisi Piala AFC di Stadion Manahan Solo.

“Tentu tidak mungkin setelah dari Bontang harus terbang lagi ke Solo. Ini hanya salah satu contoh. Masih ada contoh lainnya yang PSSI tidak tahu,” tutur Wafi.

Sekretaris Jendral PSSI Joko Driyono menyatakan, keputusan PSSI kepada Persibo, Persema, dan Persija IPL sudah final. Itu artinya, ketiga tim ini sudah pasti dicoret dari kontestan kompetisi IPL.

“Tidak ada banding lagi, kecuali hanya dendanya. Terkait dengan alasan mengapa hanya dendanya saja yang boleh banding, tanyakan langsung sama Komdis. Saya hanya menyampaikan saja,” tegas Joko. (gk-43)


Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait