thumbnail Halo,

Graham Arnold dan tujuh pemainnya pulang ke Australia untuk melakoni laga uji coba melawan Newcastle Jets.


GOALLIPUTAN  AHSANI TAKWIM   Ikuti di twitter
Arema Indonesia berada dalam posisi di atas angin saat melakoni pertandingan final Piala Menpora 2013 melawan juara bertahan Liga Utama Australia (A-League) Central Coast Mariners di Stadion Kanjuruhan, Minggu (29/9).

Pasalnya, Mariners hanya berkekuatan 12 pemain kala menghadapi Arema besok. Hal ini dikarenakan tujuh pemain lain bersama pelatih Graham Arnold sudah pulang ke Australia.

Hilangnya tujuh pemain plus pelatih ini memang bukan kesengajaan, karena Mariners memang dijadwalkan melakoni ujicoba pramusim melawan Newcastle Jets di hari yang sama. Keadaan itulah yang membuat Mariners membagi timnya menjadi dua.

“Kami sudah menerima jadwal pertama Menpora Cup pada 12-20 September, kemudian kami merancang uji coba melawan Newcastle, sehingga saat ada perubahan jadwal, kami sudah tidak bisa menunda laga uji coba. Untuk menghormati keduanya, kami akhirnya memang harus membagi tim,” kata asisten pelatih Mariners Phil Moss.

Ke-12 pemain yang ke Malang adalah Justin Pasfield, Joshua Rose, Zac Anderson, John Hutchinson, Nick Montgomery, Marcos Flores, Nick Fitzgerald, Storm Roux, Trent Sainsbury, Matt Simon, Mile Sterjovski, dan Tom Slater. Sedangkan tujuh pemain yang pulang adalah Liam Reddy, Michael McGlinchey, Marcel Seip, Anthony Caceres, Brent Griffiths, Hayden Morton, dan Mitchell Duke.

Sementara itu, Joko Susilo yang didapuk sebagai pelatih kepala Arema sama sekali tidak sesumbar dengan hilangnya beberapa pemain Mariners. Sebab, kelengahan akan membuat timnya meremehkan, dan itu dianggap sangat berbahaya.

“Meski tersisa 12 pemain, mereka semua pernah dimainkan di pertandingan penyisihan. Ibaratnya, yang datang adalah pemain inti. Ketika pemain inti sudah bermain, tentu kekuatannya sama sekali tidak berkurang," kata Joko Susilo kepada Goal Indonesia menyiratkan kewaspadaan.

Dengan target Arema yang sangat tinggi, Gethuk, sapaan akrab Joko Susilo, memang sedang fokus. Dirinya tidak memperdulikan kondisi tim lawan, karena konsentrasi untuk juara ditentukan selama 2x45 di lapangan, bukan sebelum pertandingan.

“Tidak ada istilah menang sebelum bertanding,” tutupnya. (gk-48)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait