thumbnail Halo,

RD berharap, saat melawan Palestina, 25 September nanti, Andik Vermansah dan kawan-kawan sudah bisa lebih padu.


GOALOLEH RIDWAN GIBRAN


Pelatih tim nasional (timnas) U-23, Rahmad Darmawan, mengakui para pemainnya masih merasa canggung antara pemain yang satu dengan yang lainnya. Menurut Rahmad, hal itu dinilai wajar lantaran para pemain yang dipanggil untuk memperkuat timnas U-23 untuk ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 di Palembang, baru berkumpul bersama selama dua hari, jelang laga perdana melawan Maroko, Kamis (19/9) lalu.

Beruntung, pada laga itu skuat "Garuda Muda" bisa memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0 lewat gol yang dicetak oleh Fandi Eko Utomo pada menit ke-58. "Ada ketidaksinkronan pengertian antarpemain. Wajar kalau mereka masih mencari bentuk permainan. Berkumpulnya pemain-pemain dalam kelompok usia tertentu memang membutuhkan proses untuk bisa beradaptasi dan bekerjasama dengan baik," kata pelatih yang akrab disapa RD itu.

Dia pun berharap, saat melawan Palestina, 25 September nanti,  Andik Vermansah dan kawan-kawan sudah bisa lebih padu. "Salah satu cara untuk mengatasi itu adalah dengan banyak komunikasi antarpemain baik di lapangan maupun di luar lapangan. Saya menginginkan jalinan komunikasi bisa berjalan efektif," ujar pelatih yang musim ini juga menukangi Arema Indonesia tersebut.

"Suasana di timnas memang belum cair, tapi kami akan membuat situasi ini tidak ada sekat-sekat," mantan pelatih Persipura Jayapura itu menambahkan.

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait