thumbnail Halo,
Aksi Kayamba Gumbs yang mencoba melewati pemain PS AL, Rabu (28/8)

Jamu Barito Putra, Arema Cuma Punya Satu Kiper

Aksi Kayamba Gumbs yang mencoba melewati pemain PS AL, Rabu (28/8)

Abi Yazid

Arema hanya menyisakan 17 pemain, satu diantaranya kiper, saat menjamu Barito Putra akhir pekan ini.


GOALLIPUTAN  AHSANI TAKWIM   Ikuti di twitter

Krisis pemain Arema Indonesia berlanjut. Setelah lima pemain dibekap cedera, Arema kini hanya menyisakan satu kiper saat menjamu Barito Putra dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Kanjuruhan, Minggu (1/9).

Menurut Rahmad, menjelang duel melawan Barito Putra, hanya 17 pemain saja yang berada dalam kondisi bagus. Selebihnya cedera dan sakit. Terakhir Munhar yang menderita cedera kaki.

Di posisi penjaga gawang, Arema tinggal menyisakan M Natsir setelah Made Wardana dan Ahmad Kurniawan harus istirahat akibat sakit. Sebelumnya, Arema sudah kehilangan Kurnia Meiga yang mengalami cedera.

“Kami hanya punya satu kiper yang fit, yakni Ahmad Kurniawan. Made Wardana sakit, dan Kurnia Meiga mengalami cedera,” ujar RD, sapaan Rahmad.

"Begitu pula dengan Munhar yang mengalami cedera punggung kaki. Secara total kita hanya punya 17 pemain sebelum melawan Barito, ini problem besar yang harus cepat diatasi.”

Ditambahkan, salah satu antisipasi saat menghadapi Barito Putra ini tentunya dengan melakukan eksperimen, dan diharapkan bisa mengejutkan tim tamu.

Sementara itu, dalam pertandingan uji coba melawan PS Angkatan Laut di Stadion Kanjuruhan, Rabu (28/8), Arema memetik kemenangan 3-0. Meski menang telak, Arema tidak mendapatkannya dengan mudah, karena tim yang seluruh anggotanya adalah TNI ini menampilkan permainan ngotot. Greg Nwokolo menyumbang dua gol, dan satu lagi berasal dari Alberto Goncalves.

“Kita memang mencari lawan yang punya kemampuan ngotot dan bertahan dengan baik. Tim tadi (PS AL) adalah tim yang disiapkan dalam kejuaraan Piala Panglima, sehingga mereka serius dalam bermain, terbukti pemain sangat kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan meski secara keseluruhan menguasai permainan,” kata RD.

Menurut pria yang juga menjadi pelatih tim nasional Indonesia U-23, apa yang sudah ditunjukkan pemainnya di laga tersebut lumayan bagus. Apalagi tim lawan juga bermain lebih dalam.

“Sama seperti tim yang datang ke Kanjuruhan, bisa jadi juga bakal bermain lebih dalam. Saya tekankan anak-anak untuk lebih sabar dalam mengusai bola. Pergerakan tanpa bola juga harus dilakukan sesering mungkin,” ucap RD. (gk-48)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait