thumbnail Halo,

Kubu Maung Bandung merasa tidak diuntungkan sekali pun bermain di tempat netral, dan mewaspadai sejumlah pemain Persija.

Kendati Persija Jakarta menjalani laga kandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Persib Bandung merasa tidak berada di atas angin, dan tetap mewaspadai tim Macan Kemayoran saat bentrok dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Rabu (28/8).

Ini merupakan pertandingan ulang setelah gagal digelar menyusul insiden pelemparan bus Persib dalam perjalanan menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada 22 Juni lalu.

PT Liga Indonesia (LI) telah memutuskan laga berlangsung hari ini. Persija kemudian mengajukan permintaan agar pertandingan digelar di Sleman, dan mendapat izin dari pengelola kompetisi.

Meski laga digelar di tempat netral, namun itu tak memberi keuntungan bagi Persib. Pasalnya, kelompok suporter Persija Jakmania tetap akan menyerbu Maguwoharjo. Sementara fans Persib Bobotoh tidak diizinkan membawa atribut klub bila ingin memberi dukungan kepada tim kesayangan. Mereka tak berbeda dengan penonton umum yang datang tanpa atribut.

“Jadi, kami tak merasa laga digelar di tempat netral. Jakmania boleh datang dengan membawa atribut. Sementara, Bobotoh tidak diizinkan masuk stadion dengan membawa atribut. Tapi bagi kami tak masalah. Kami tetap membidik tiga poin setelah gagal di pertandingan melawan Persiram Raja Ampat,” tukas pelatih Persib Djadjang Nurdjaman kepada Goal Indonesia.

Usai dikalahkan Persiram 2-1, fans Persib yang merasa kecewa sempat melampiaskan kemarahan. Mereka menginginkan Persib berada di peringkat kedua, setelah peluang juara tertutup dengan dipastikannya Persipura Jayapura sebagai kampiun musim ini.

Menurutnya, Persib tetap optimistis mengakhiri kompetisi di posisi dua. Dia juga berharap bisa memanfaatkan peluang di laga ini untuk meraih poin demi menggeser Arema Indonesia yang menduduki posisi dua.

“Kami tidak menghadapi tekanan setelah gagal menggeser Arema. Target kami tak berubah. Hanya, persaingan memang makin berat. Apalagi, kami menghadapi Persija yang on fire. Kami harus bekerja keras untuk meraih kemenangan sekaligus target posisi runner-up," ujarnya.

Djadjang mengakui tak mudah mengalahkan Persija. Dia juga mewaspadai ketajaman Emmanuel Kenmogne yang mencetak hat-trick di laga terakhir saat Persija membantai PSPS Pekanbaru 6-0.

“Tidak hanya Kenmogne, tapi masih ada Robertino [Pugliara], dan terutama M Ilham yang kembali menemukan sentuhannya setelah kembali ke Persija,” pungkas Djadjang. (gk-51)


Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait