thumbnail Halo,
TA Musafri mengecam manajemen Perseman Manokwari yang dianggap mempermainkan dirinya

Talaohu Abdul Musafri Capai Dipermainkan Perseman Manokwari

TA Musafri mengecam manajemen Perseman Manokwari yang dianggap mempermainkan dirinya

Musafri sudah berulang kali meminta surat keluar, tapi belum mendapat respon dari Perseman.


GOALLIPUTAN   FAHRI RAYYANA     DARI    SURABAYA   

Striker Talaohu Abdul Musafri mengecam manajemen Perseman Manokwari yang belum juga mengeluarkan surat keluar bagi dirinya agar bisa memperkuat Persebaya 1927 di putaran dua Indonesian Premier League (IPL) 2013.
 
Kendati sudah membubuhkan tanda tangan kontrak bersama Persebaya 1927, Musafri masih tidak bisa memperkuat klub tersebut, karena Perseman belum menerbitkan surat keluar. Musafri mengaku sudah berulang kali meminta surat keluar, tapi belum mendapat respon.
 
“Saya sudah berulangkali minta tapi belum ada respon. Malas jadinya,” ungkap Musafri.
 
“Capek saya dipermainkan mereka [Perseman]. Kalau memang tidak mau melepas, seharusnya mereka membayar hak-hak saya. Bukannya digantung seperti ini. Saya serahkan ke manajemen [Persebaya]. Saya sudah mantap di sini.”
 
Musafri mengaku sudah beberapa bulan gajinya tak dibayar oleh manajemen Perseman. Berulangkali dia dan beberapa koleganya menuntut hak tersebut tapi hanya berujung pada janji.
 
Manajer Persebaya Saleh Hanifah mengaku siap membantu persoalan yang dihadapi Musafri. Menurut Saleh, secepatnya pihaknya akan berkoordinasi dengan LPIS dan PSSI untuk mengurai persoalan ini. “Insya Allah ada jalan. Nanti kami juga akan hubungi pihak Perseman,” tukasnya.
 
Disinggung langkah konkret apa yang akan dilakukan, Saleh pilih mengelak. “Udah. Yang pasti ada cara-cara yang bisa kita lakukan,” kilahnya.
 
Sementara itu, laga perdana Persebaya di putaran dua dipastikan mundur. Awalnya, laga yang mempertemukan Persebaya lawan Persiba Bantul ini digelar pada 24 Agustus mendatang tapi digeser pada 1 September 2013. Menurut Sekretaris Persebaya, Ram Surahman, informasi kepastian pengunduran ini sudah diterima dari LPIS.
 
“Saya sudah kontak sama Jakarta. Pertandingan kita mundur. Nanti serentak dibikin pada 1 September,” katanyanya.
 
Menurut informasi yang berkembang di Bantul, panitia pelasana (panpel) Persiba memiliki dua opsi. Pertama, menggelar laga di Stadion Sultan Agung tanpa dihadiri suporter tim tamu, Bonek. Opsi kedua adalah memindahkan venue ke Lapangan Krida Komplek Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta.
 
“Kami tidak mau mencampuri urusan itu. Itu ranahnya Panpel Bantul. Bagi kami, main di mana pun tak masalah. Kami siap,” tegas Ram. (gk-31)


Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait