thumbnail Halo,

Didik mengacungi jempol atas usaha yang sudah dilakukan oleh para pemainnya.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   

Skuat Persela Lamongan gagal melakukan revans atas kekalahan yang diderita di putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2013 dari Persiram Raja Ampat. Melakoni pertandingan di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (19/7) malam WIT, Persela hanya mampu mengakhiri laga dengan skor imbang 1-1.

Meski demikian, pelatih caretaker Persela Didik Ludiyanto tetap mengacungi jempol atas usaha yang sudah dilakukan oleh para pemainnya. Ia menilai, para pemainnya telah berjuang keras di lapangan, hanya saja keberuntungan belum berada di pihaknya.

"Saya tetap salut dan memberikan apresiasi besar, atas keberhasilan anak-anak yang bisa meraih poin seri saat meladeni Persiram. Meski dalam laga ini, kami hampir saja pulang dengan donasi tiga poin,” ungkap Didik kepada Goal Indonesia.

Ya, dalam laga tersebut, Persela sebenarnya unggul lebih dulu melalui Jimmy Suparno pada menit ke-59. Sayang, gol itu bukanlah yang terakhir pada pertandingan ini. Sebab lima menit berselang, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi penalti, yang dijalankan dengan baik oleh James Koko Lomell.

Terkait hal ini, Didik mengaku cukup kecewa terhadap kepemimpinan wasit dan hakim garis dalam laga kali ini, yang terkesan sangat berpihak kepada tim tuan rumah. Walau ia enggan secara blak-blakan mengungkap pada media, mengenai kepemimpinan wasit Nusur Fadillah, yang menjadi wasit dalam pertandingan tersebut.

“Semua yang hadir di stadion pasti menyaksikan. Tapi sudahlah, daripada membahas soal kepemimpinan wasit, lebih baik kita ngomong soal Persela saja yang terus menunjukkan tren positif,” elaknya.

Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut, memang mengemas hasil tidak terlalu mengecewakan di dua laga terakhir yang dilakoninya. Sama-sama bertindak sebagai tim tamu, Persela berhasil menahan imbang tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor 2-2, sebelum imbang 1-1 kontra Persiram.

Meskipun begitu, sukses mencuri poin tidak memberikan pengaruh terhadap posisi Persela di klasemen sementara. Dengan tambahan dua poin dari dua laga, Laskar Joko Tingkir masih tetap menduduki peringkat ke-11, dengan mengumpulkan 35 poin dari 30 pertandingan.

“Kami masih banyak membutuhkan tambahan poin, agar terhindar dari ancaman degradasi dan menuju ke papan tengah. Semoga motivasi para pemain tetap terus terjaga, demi menghadirkan tambahan poin demi poin. Sebab laga selanjutnya juga tak kalah berat, karena Persela masih harus menjalani laga away,” terang Didik.

Pada laga berikutnya, Laskar Joko Tingkir masih harus berada di Tanah Papua, karena mereka sudah ditunggu oleh Persidafon Dafonsoro. Kedua tim, dijadwalkan akan saling bentrok pada Selasa (23/7) mendatang. (gk-43)



Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait