thumbnail Halo,
Blitz kecewa dengan kekalahan Persija dari Gresik United

Persija Akui Grogi Hadapi Gresik United

Blitz kecewa dengan kekalahan Persija dari Gresik United

Antara

Blitz Tarigan mengucapkan selamat kepada Gresik United.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK   

Misi mengais poin dalam lawatan Jawa Timur, gagal dilakoni dengan baik oleh Persija Jakarta. Setelah dipermalukan Persepam Madura United (P-MU), kini Persija dibuat pulang dengan kepala tertunduk oleh Gresik United usai kalah tipis 1-0, dalam pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Petrokimia, Jumat (5/7).

“Pertama, selamat buat Gresik atas kemenangan kali ini. Saya menilai, pertandingan ini cukup menarik, karena kedua tim sama-sama tampil menyerang. Sayangnya, Gresik yang mampu mencetak gol, sedangkan kami kurang beruntung,” ungkap asisten pelatih Persija Blitz Tarigan, seusai pertandingan.

Adalah Matsunaga Shohei, yang menjadi mimpi buruk bagi skuat Persija pada pertandingan tersebut. Gol semata wayangnya pada menit ke-12, mampu memberikan Gresik raihan poin maksimal dalam laga kandangnya kali ini. Menerima umpan crossing dari Siswanto di sisi kiri pertahanan Persija, Matsunaga mampu melepaskan tendangan voli yang tak bisa dibendung oleh kiper Persija, Andrytani.

“Kami sebenarnya juga tak melulu diserang, karena kami juga mampu keluar menyerang dan mengimbangi permainan yang dikembangkan tuan rumah. Tapi, kehilangan beberapa pilar penting, sangat berpengaruh pada laga kali ini. Harus diakui, bila kehilangan Robertino [Pugliara] dan Pacho [Kenmogne], sangat mempengaruhi permainan tim. Mereka berdua absen, karena mengalami masalah kebugaran,” terangnya.

Kehilangan Robertino dan Pacho, membuat tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut, merubah pola permainannya. Jika pada saat menghadapi Arema di Stadion Kanjuruhan mereka menggunakan pola 4-5-1, maka menghadapi Gresik United mereka memakai skema 4-4-2, dengan menduetkan Anindito dan Rahmat Affandi di depan.

Namun sayang, kinerja Rahmat Affandi dirasa pelatih kepala Persija Benny Dollo tidak terlalu baik dalam laga tersebut. Walhasil, ia pun ditarik keluar di awal babak kedua, dan digantikan oleh Rudi Setiawan. Masuknya Rudi, memang sempat menghidupkan barisan depan Persija. Beberapa kali peluang matang sempat diciptakan, hanya saja kelemahan finishing touch membuat Persija mengakhiri laga dengan kekalahan.

“Beberapa peluang emas, kami dapat mendekati akhir pertandingan. Dan saya rasa, para pemain kami agak sedikit gerogi, sehingga gagal memanfaatkan peluang itu yang harusnya menjadi gol. Masalah grogi, tak hanya dialami oleh para pemain muda, tapi pemain senior juga mengalaminya,” tutur Blitz dengan nada kecewa.

Praktis, dengan kekalahan tersebut membuat Persija turun ke peringkat kesepuluh dengan mengantongi 35 poin, di klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2013. Posisi mereka digusur Gresik United, yang kini nangkring di peringkat kesembilan dengan total raihan poin 37. (gk-43)



Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait