thumbnail Halo,

Widodo yakin timnya jauh lebih kretaif ketimbang Persija.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK   

Kemenangan besar 5-1 atas PSPS Pekanbaru tak lantas membuat Gresik United memandang remeh Persija Jakarta, kala keduanya bentrok di Stadion Petrokimia, Jumat (5/7). Walau di laga terakhirnya, Persija dicukur 3-1 oleh tuan rumah Arema dalam laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan.

Menurut pelatih Gresik United Widodo Cahyono Putro, Persija tetaplah tim kuat meski baru saja menelan kekalahan atas Arema. Ia pun menilai, kekuatan tim asuhan Benny Dollo tersebut lebih mumpuni ketimbang PSPS Pekanbaru yang baru saja mereka kalahkan.

"Saya tidak melihat kalahnya Persija atas Arema, dikarenakan mereka lemah. Tapi, konsistensi permainan Persija yang perlu diwaspadai. Sebab mereka sudah membuktikan diri mampu bangkit di beberapa laga terakhir, sebelum dikalahkan oleh Arema kemarin. Persija tim yang memiliki ambisi tinggi, dan itu menjadi pelajaran bahwa mereka jelas berbeda dibanding PSPS Pekanbaru,” ucap Widodo kepada GOAL.com Indonesia.

Masuknya Benny Dollo dalam jajaran kepelatihan Persija, diakui oleh Widodo, memberikan dampak tersendiri bagi tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut. Sejak ditangani Bendol, sapaan akrab dari Benny Dollo, Persija terus menunjukkan tren positif.

"Saya cermati, sewaktu mereka away ke Jawa Timur. Persija selalu mengubah komposisi dan pola permainannya. Saat lawan Arema mereka memakai pola 4-3-2-1. Tapi, ada kemungkinan mereka akan merubah taktiknya dengan memakai pola 3-5-2, guna mencuri poin di Gresik. Ini yang coba akan saya antisipasi,” terangnya.

Namun ada sejumlah aspek yang membuat Widodo bisa tersenyum, jelang laga kontra Persija. Salah satunya adalah, kinerja lini kedua dalam membantu produktivitas tim. Dari dua pertandingan terakhir, tujuh gol diciptakan dan hanya satu yang lahir dari striker utama Rizky Novriansyah, tepatnya kala menjamu PSPS.

Selebihnya, gol banyak diciptakan oleh para gelandangnya seperti, Ngon Mamoun, Agus Indra Kurniawan, Sultan Samma, Siswanto, dan Matsunaga Shohei. Bahkan para pemain bertahan semisal, Ambrizal, juga tidak mau ketinggalan dalam mencatatkan namanya di papan skor.

“Yang jelas, kami jauh lebih kreatif. Semua pemain menyadari bahwa Gresik tidak bisa mengandalkan gol dari striker. Saya pikir itu sangat penting dipertahankan, untuk menghadapi Persija yang kekuatannya relatif komplet musim ini,” papar Widodo.

Gresik United sendiri, mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya gelandang asingnya asal Jepang, Matsunaga Shohei, dalam pertandingan nanti. Paling tidak, pemain asal Negeri Sakura ini bisa menjadi opsi alternatif, di saat komposisi yang ada sebenarnya sudah cukup mapan dan mumpuni. Secara umum, kondisi tim Gresik United saat ini bisa dikatakan nyaris sempurna, meskipun masih minus Aldo Barreto.

Saat disinggung mengenai siapa saja pemain Persija yang perlu diwaspadai, pada pertandingan nanti, Widodo menjelaskan, ada beberapa nama yang perlu mendapat perhatian, yakni Ismed Sofyan, Robertino Pugliara, M Ilham, dan gelandang Rohit Chan.

"Mereka semua itu pemain bertipikal cepat, dan saya sudah menyiapkan strategi untuk meredamnya," pungkasnya. (gk-43)

Prakiraan susunan pemain Gresik United kontra Persija:

Hery Prasetya (pg); Diogo Santos, Sasa Zecevic, Ambrizal, Erol Iba; Siswanto, Agus Indra Kurniawan, Kacung KM, Sultan Samma, Matsunaga Shohei; Rizky Novriansyah.

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait