thumbnail Halo,

Indonesia kembali mengirimkan satu pemain dalam susunan tim terbaik Asia untuk Juni 2013 versi Goal. Siapa dia?

Redaksi Goal Asia telah menghimpun suara dan memilih susunan tim terbaik yang terdiri dari para pemain yang tampil cemerlang baik di klub maupun timnas masing-masing sepanjang bulan lalu.

Kali ini formasi yang dipilih adalah 3-5-2 karena banyaknya gelandang yang menyeruak ke permukaan. Bulan Juni lalu disibukkan dengan kualifikasi Piala Dunia 2014 serta Piala Konfederasi, sehingga muncul nama-nama pemain dari timnas Iran dan Jepang yang mengisi daftar ini. Muncul pula nama seorang penjaga gawang muda Irak yang tampil memikat sepanjang Piala Dunia U-20 yang hingga tulisan ini terbit masih berlangsung di Turki.

Selain itu, kompetisi domestik negara-negara Asia masih terus bergulir. Indonesia kembali mengirimkan salah satu wakilnya, yaitu pemain muda Persela Lamongan, Fandi Eko Utomo, yang tampil mencuri perhatian di ISL. Selamat untuk Fandi!

Inilah susunan selengkapnya:

Susunan Tim Terbaik Asia Juni 2013



Kiper - Mohammed Hameed
Al Shorta, Irak


Meski kebobolan empat gol pada fase grup Piala Dunia U-20 di Turki, Hameed menjadi salah satu alasan utama yang mengantarkan Irak ke babak gugur hingga menembus perempat-final. Meski nyaris membuat kesalahan fatal dalam babak perpanjangan waktu laga babak 16 besar melawan Paraguay, sulit mencari kesalahan Hameed. Wajar jika kiper Al Shorta ini terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan melawan Inggris dan Cili.


Bek Tengah - Nik Shahrul
Kelantan, Malaysia


Bek tengah 22 tahun ini bagus dalam menjalankan tugas mengawal striker tajam Johor Darul Takzim Norshahrul Idlan Talaha dalam laga penting Piala FAM. Kelantan dibawanya mengukir rekor tiga pertandingan beruntun tanpa kebobolan.


Bek Tengah - Jalal Hosseini
Persepolis, Iran


Iran berhasil tidak kebobolan satu gol pun dalam tiga laga kualifikasi Piala Dunia berkat ketangguhan Hosseini di jantung pertahanan. Pemain Persepolis berusia 31 tahun ini menjadi salah satu faktor kunci sukses Iran lolos ke Piala Dunia Brasil tahun depan.


Bek Tengah - Lucas Neill
Tanpa klub, Australia


Neill membungkam semua kritik dalam penampilan di tiga laga kualifikasi Piala Dunia sepanjang Juni. Memori indah di Piala Dunia 2006 bak kembali terulang ketika Neill tampil prima, termasuk melesakkan gol internasional pertamanya ke gawang Yordania. Kekompakannya dengan Sasa Ognenovski membawanya pantas masuk daftar susunan ini.



Gelandang Kanan - Javad Nekounam
Esteghlal, Iran


Nekounam melesakkan dua gol penting dalam tiga laga kualifikasi sehingga Iran melaju ke Piala Dunia. Dia tampil hebat memimpin rekan-rekannya dalam meraih kemenangan di markas Qatar dan Korea Selatan.



Gelandang Tengah -  Mark Bresciano
Al Gharafa, Australia

Tampil solid melawan Jepang, Bresciano memegang peran penting pada pertandingan Yordania dan Irak. Publik pun mengenal kembali masa-masa keemasannya sebagai salah satu gelandang hebat Australia. Mantan pemain Parma dan Lazio ini membuka kemenangan atas Yordania serta memberikan umpan kepada Josh Kennedy untuk menghasilkan gol ke gawang Irak yang meloloskan Socceroos ke Piala Dunia.



Gelandang Tengah - Keisuke Honda
CSKA Moskwa, Jepang


Di level klub, Honda tampil gemilang dengan membawa CSKA menjuarai Piala Rusia setelah mengalahkan Anzhi Makhachkala. Di level timnas, Honda melanjutkan performa gemilang itu saat menyarangkan gol penalti di menit terakhir ke gawang Australia untuk menyamakan kedudukan. Berkat gol itu Jepang tampil di Piala Dunia untuk kali kelima berturut-turut. Penampilan gemilang kembali diteruskan Honda saat tampil di Piala Konfederasi. Pantas rasanya jika klub seperti AC Milan ingin mendapatkannya di bursa transfer ini.


Gelandang Tengah - Fandi Eko Utomo
Persela Lamongan, Indonesia


Meski baru bergabung dengan Persela pada paruh kedua musim ISL, Fandi dengan cepat beradaptasi. Gaya permainan menyerang Persela memudahkannya dalam membantu serangan tim. Tak heran jika Fandi mampu mengemas empat gol dalam lima penampilan, termasuk dua gol saat Persela melibas PSPS Pekanbaru 9-1.



Gelandang Kiri - Lee Myung-Joo
Pohang Steelers, Korea Selatan


Inilah "Yaya Toure dari Pohang". Saat rekan-rekan setimnya di Korea Selatan tampil lesu, Myung-joo menjadi satu-satunya pemain yang meninggalkan kesan dalam pertandingan menghadapi Iran dan Uzbekistan. Penampilan itu membuatnya menjadi salah satu pesaing Ki Sung-yueng dan Koo Ja-cheol di posisi lini tengah timnas.


Penyerang Tengah - Reza Ghoochannedjhad
Standard Liege, Iran


Striker 25 tahun ini mengumpulkan tiga gol untuk Iran dalam tiga laga kualifikasi Piala Dunia, termasuk gol kemenangan ke gawang Qatar dan Korea Selatan. Pemain yang dijuluki "Gucci" ini mampu membuktikan kepercayaan pelatih Carlos Queiroz terhadap dirinya.



Penyerang Tengah - Shinji Okazaki
Vfb Stuttgart/FSV Mainz, Jepang


Tampil biasa-biasa saja di Stuttgart dan kemudian pindah ke Mainz, Okazaki tampil gemilang di level internasional. Total tiga gol dipersembahkannya untuk tim Samurai Biru. Satu ke gawang Irak di laga kualifikasi Piala Dunia dan dua lainnya ke gawang Italia dan Meksiko di ajang Piala Konfederasi.


Pelatih - Carlos Queiroz
Iran


Pelatih asal Portugal ini menjadi otak di balik sukses Iran merengkuh tiket Piala Dunia dalam posisi yang semula tidak menguntungkan. Queiroz membawa Iran meraih hasil maksimal: sembilan poin dari tiga pertandingan termasuk dua kemenangan tandang di markas Qatar dan Korea Selatan. Perseteruannya dengan pelatih Korea Selatan Choi Kang-hee turut menjadi kisah menarik yang mewarnai pertarungan memperebutkan tiket ke Brasil.




Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait