thumbnail Halo,

Para pemain yang sebelumnya masih menempati mess, memilih pulang dan mencari penghidupan lain.


GOALLIPUTAN     HAMZAH ARFAH     DARI     GRESIK   

Meski tengah dihinggapi masalah finasial dan beberapa kendala lainnya, namun Persibo Bojonegoro bersikukuh ingin menyelesaikan kompetisi Indonesia Primer League (IPL) musim ini.

Keinginan ini diungkapkan oleh Chief Executive Officer (CEO) Persibo, Lukman Wafi. Ia mengatakan dan memastikan, Persibo tetap akan menyelesaikan kompetisi IPL musim 2013. Meskipun Komdis (Komisi Disiplin) PSSI, telah memberikan hukuman kepada sejumlah punggawa dan official tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut, terkait laga AFC Cup kontra Sunray Cave JC Sunhei di Stadion Mongkok, Hong Kong, 9 April lalu.

"Kita masih akan terus berlaga sampai dengan kompetisi IPL selesai, dan akan kita usahakan itu. Soal sanksi, saat ini kita masih terus mengupayakan jalan keluarnya,” tutur Lukman kepada Goal Indonesia.

Putaran Pertama IPL 2013, Persibo tinggal menjalani tiga kali pertandingan. Dengan rincian, dua kali laga away dan satu kali home. Pada laga away terdekat adalah, akan menghadapi tuan rumah Pro Duta FC di Stadion Baharrudin Medan, dan Semen Padang di Stadion Agus Salim, Padang.

"Sementara, satu laga home Persibo adalah menjamu Persema Malang, setelah gagal digelar beberapa waktu lalu,” terangnya.

Namun, Lukman mengaku, tidak semua laga tersisa di putaran pertama itu bisa dilakoni. Mengingat kondisi keungan tim kebanggan Boromania juga masih tersendat, karena tidak memiliki sumber dana pasti.

“Bisa jadi akan ada beberapa pertandingan yang akan kita korbankan, karena dana kita juga masih belum lancar. Tapi bukan berarti kalah WO,” tandasnya.

Di lain pihak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tidak bisa lagi ikut campur tangan, terkait dengan permasalahan yang menghinggapi Persibo saat ini. Hal itu dikarenakan, Persibo merupakan klub profesional, di mana menurut kesepakatan konsep sepakbola modern, pembiayaan harus lepas dari pemerintah.

"Pemkab tidak bisa bantu secara finansial, tapi kita akan dukung untuk melakukan banding, terkait putusan yang sudah diterima. Kita berharap, tetap ada sepakbola profesional di Bojonegoro," ujar Bupati Bojonegoro Suyoto.

Krisis finansial yang menimpa Persibo, tak hanya berujung pada keluarnya sanksi dari Komdis PSSI. Namun saat ini, para pemain yang sebelumnya masih menempati mess, memilih pulang dan mencari penghidupan lain. Begitu halnya dengan pelatih kepala Gusnul Yakin, yang memilih pulang ke Malang, usai gaji yang seharusnya diterima selama enam bulan belum dibayar oleh jajaran manajemen. (gk-43)


Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait