thumbnail Halo,

Penurunan harga ini efektif berlaku saat Gresik United menjamu Persija Jakarta di Stadion Petrokimia, Jumat (5/7) mendatang.


GOALLIPUTAN     HAMZAH ARFAH     DARI     GRESIK   

Demi merangsang animo para penonton dan pendukung untuk datang langsung ke stadion dalam mendukung tim kesayangannya, jajaran manajemen Gresik United bakal menurunkan harga tiket untuk kelas ekonomi.

Jika sebelumnya harga tiket kelas ekonomi dipatok sebesar Rp25 ribu, maka untuk pertandingan home selanjutnya di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, akan diturunkan menjadi Rp15 ribu. Di mana penurunan harga ini, akan mulai efektif berlaku saat Gresik United menjamu Persija Jakarta di Stadion Petrokimia, Jumat (5/7) mendatang.

"Mudah-mudahan, dengan penurunan harga tiket ini, animo masyarakat Gresik untuk mendukung tim kesayangannya di pertandingan berikutnya akan semakin banyak," ungkap owner dari Gresik United Syaiful Arif kepada Goal Indonesia.

Hanya tiket kelas ekonomi saja yang bakal diturunkan, sebab harga tiket VIP tetap dipertahankan pada kisaran Rp50 ribu per lembar. Sementara tiket khusus buat suporter seharga Rp20 ribu dan tiket pelajar senilai Rp15 ribu per lembar, untuk laga kandang selanjutnya akan ditiadakan.

“Keputusan ini sudah kami rapatkan bersama secara matang, dan semua sepakat bila harga tiket turun. Kami hanya sebisa mungkin mengusahakan untuk menyenangkan hati para pendukung, dan membuat Gresik United tetap meraih hasil terbaik di setiap laga kandang yang dilakoni,” tambahnya.

Selain itu, keputusan penurunan harga tiket ini juga tak lepas dari minimnya dukungan langsung ke Stadion Petrokimia. Maklum saja, dari kapasitas Stadion Petrokimia sebesar 20 ribu penonton, tak lebih dari lima ribu orang atau penonton saja yang mau datang langsung ke tempat pertandingan.

Ketua Panpel Gresik United Choirul Anam menuturkan, keberadaan suporter merupakan pemain ke-12, saat Gresik United menjalani pertandingan. Oleh karena itu, kehadiran suporter sangat dinantikan, sehingga para pemain Gresik United bisa tampil penuh semangat untuk sekiranya mendulang tiga poin di kandang sendiri.

"Kami berharap, dengan penurunan harga tiket ini bisa memberi konstribusi pemasukan kepada neraca keuangan tim. Maklum, di beberapa pertandingan penonton tidak lebih dari lima ribu penonton," tutur Anam.

Dibandingkan dengan tiga kontestan ISL lainnya dari Jawa Timur, animo suporter tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut memang tak sebesar seperti di Persela Lamongan, Persepam Madura United (P-MU), apalagi Arema.

Terakhir, saat menjamu PSPS Pekanbaru, Sabtu (29/6) lalu, tribun kelas ekonomi terlihat banyak yang masih kosong. Meski di tribun VIP, lumayan dipadati oleh penonton. Bisa jadi, faktor ini pula yang mendorong pihak manajemen dan Panpel Gresik United dalam menurunkan harga tiket. Karena dibanding tribun VIP, tribun ekonomi jauh lebih luas dan banyak. (gk-43)


Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait