thumbnail Halo,

Eddy Sofyan menyatakan agenda coaching clinic sudah disusun untuk dilakukan legenda sepakbola Argentina ini.


GOALOLEH   DONNY AFRONI

Ketua badan sepakbola rakyat Indonesia (BASRI) Eddy Sofyan menampik pernyataan Diego Maradona yang menyebutkan tidak ada kesepakatan coaching clinic dalam perjanjian kontrak.

Seperti diketahui, serangkaian kegiatan Maradona di Jakarta berjalan tidak lancar. Agenda coaching clinic yang disusun panitia urung terlaksana. Begitu juga dengan seminar yang diundur dari Sabtu (29/6) ke hari ini.

Kepada wartawan, Eddy mengatakan, pihaknya terpaksa membatalkan coaching clinic, karena situasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta tidak memungkinkan bagi Maradona untuk memimpin anak-anak latihan.

“Coaching clinic sebenarnya sudah disiapkan sesuai rencana, tapi terkendala situasional. Maradona menolak turun ke lapangan melakukan coaching clinic, karena merasa tidak nyaman. Kemudian, Maradona memilih untuk kembali menuju hotel,” kilah Eddy.

“Kemarin di sana [Stadion Utama] membludak, sehingga panitia kewalahan untuk melaksanakannya. Nanti kita bahsa lagi setelah ini.”

Sebelumnya, BASRI sebagai panitia kedatangan Maradona sudah membatalkan kunjungan legenda sepakbola Argentina itu di Medan dan Makassar. BASRI beralasan panitia lokal di Medan tidak siap. Sedangkan kedatangan Maradona di Makassar dimanfaatkan sebagai alat kampanye oleh salah satu calon wali kota.

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait