thumbnail Halo,

Indra Sakti yang didesak pembayaran gaji menolak menandatangi surat pernyataan, atas janji terbarunya untuk melunasi gaji pada bulan Juli 2013.


GOALLIPUTAN   NINA RIALITA     DARI   MEDAN   

Solusi pembayaran hak skuat PSMS Divisi Utama PT Liga belum menemui titik terang. Bahkan pertemuan teranyar kedua belah pihak antara ketua umum Indra Sakti Harahap dan skuat PSMS kembali menemui jalan buntu.

Pertemuan telah dilangsungkan Jumat malam di sebuah cafe di Medan. Dalam pertemuan ini beberapa pemain ikut serta dan asisten pelatih Coli Misrun. Indra Sakti yang didesak pembayaran gaji menolak menandatangi surat pernyataan, atas janji terbarunya untuk melunasi gaji pada bulan Juli 2013.

Sejatinya skuat dan ofisial berniat kembali mendatangi rumah Indra Sakti Jumat pagi. Namun, tidak dilakukan karena Indra Sakti mengagendakan pertemuan Jumat malam. Indra Sakti meminta melalui pelatih kiper, Mardianto agar yang datang adalah asisten pelatih dan empat pemain perwakilan.

Kiper PSMS, Irwin Ramadhan mengatakan Indra Sakti menjanjikan Juli atau Agustus akan membayar gaji. "Itulah dia janji lagi. Jadi kami bilang sebaiknya pernyataannya dibuat hitam di atas putih. Dia menolak. Jadi ya sudah enggak ada solusi, sudah capek kami sama janji-janjinya," ujarnya.

Pemain, lanjut Irwin juga sempat mengutarakan kepada Indra Sakti agar Senin (1/7) menemui seluruh pemain, dan ofisial di mes PSMS dan mengundang seluruh media. Ini setelah Indra Sakti menyingung draft kontrak pelatih, pemain serta menunjukkan surat bahwa yang bertanggung jawab di putaran kedua adalah CE0 (Heru Prawono) dan manajer (Sarwono) yang keduanya sudah tidak ada kabar lagi setelah kasus isu jual beli tanding mencuat.

"Kami minta dia untuk menemui semua pemain, pelatih dan media lalu menjelaskan semuanya, buka-bukaan saja. Tapi dia menolak. Kami malah disuruh teken surat pertanyaan bahwa memang sudah ada pertemuan pemain dengan dia (Indra Sakti). Mana mau kami, kami hanya beberapa yang hadir di pertemuan itu, kan tidak bisa mewakili semua pemain," jelasnya.

"Ke depannya kami akan terus mendatangi rumahnya. Seperti dia terganggu rumahnya didatangi, biar dia merasakan bagaimana kondisi kami yang tidak gajian dan berpengaruh pada rumah tangga kami di mana ada anak dan istri yang butuh makan. Kami hanya menuntut hak di mana kewajiban sudah kami laksanakan selama kompetisi," pungkasnya. (gk-38)


Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait