thumbnail Halo,
Didik mengakui timnya kurang memaksimalkan sejumlah peluang

Didik Ludiyanto Anggap Timnya Kurang Beruntung

Didik mengakui timnya kurang memaksimalkan sejumlah peluang

Abi Yazid

Didik tetap memuji penampilan skuatnya pada laga kontra Mitra Kukar.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   

Kalah 3-1 dari Mitra Kukar yang hanya diperkuat sepuluh pemain, tak terlalu dipusingkan oleh skuat Persela Lamongan. Mitra Kukar harus bermain dengan sepuluh orang sejak pertandingan berjalan sekitar 30 menit dalam laga yang digelar di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kamis (27/6).

Menurut pelatih caretaker Persela Didik Ludiyanto, timnya hanya kurang beruntung pada laga tersebut. Hal itu dikarenakan, para pemain Persela tidak bisa memaksimalkan beberapa peluang yang terjadi, untuk selanjutnya dapat dikonversikan menjadi gol.

"Saya rasa, dalam sepakbola memang wajar hal seperti ini. Kami banyak memiliki peluang, namun tidak bisa menciptakan gol tambahan. Dan kami anggap, ini bukan keberuntungan bagi kami," ungkap Didik saat dihubungi GOAL.com Indonesia.

Persela memang tertinggal lebih dulu, usai Esteban Herrera sukses mengkonversikan umpan yang disodorkan oleh Raphael Maitimo pada menit ke-14. Namun, mereka berhasil membalas melalui Zaenal Arifin pada menit ke-28, memanfaatkan kesalahan Zulkifli Syukur dalam mengamankan bola.

Selang tiga menit kemudian, Mitra Kukar harus bermain dengan sepuluh orang, setelah Hendra Ridwan diganjar kartu kuning kedua oleh wasit, usai melakukan pelanggaran terhadap Oh Inkyun. Walau unggul jumlah pemain, Persela tidak bisa memanfaatkan keuntungan itu. Gawang mereka justru dibobol Hamka pada menit ke-34, dan satu tambahan gol dari Ahmad Bustomi di akhir pertandingan.

“Kami bukannya tanpa peluang. Namun ya itu tadi, para pemain kurang tenang dalam menyelesaikan setiap peluang yang hadir. Andaikata bisa tenang sedikit saja, bukan tidak mungkin kami akan menyamakan kedudukan, dan pulang dengan raihan satu poin,” tutur Didik dengan nada sedikit kecewa.

Memang ucapan Didik ada benarnya. Karena sebelum gol yang dilesakkan oleh Ahmad Bustomi, Persela memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, tendangan Samsul Arif pada menit ke-30 yang gagal diantisipasi dengan baik kiper Mitra Kukar Joice Sorongan, masih belum melewati garis gawang.

Bola liar tersebut akhirnya mampu disapu bersih oleh Rachmat Latief sebelum melewati garis gawang. Sehingga skor pun masih tetap bertahan 2-1, sebelum kemudian ditambah oleh Ahmad Bustomi menjadi 3-1.

Meski demikian, Didik masih memuji penampilan skuatnya pada laga kali ini. Ia menilai, para pemain Persela tetap menunjukkan daya juang tinggi untuk mengejar ketertinggalan. Meski pada akhirnya, tim asuhannya kembali kecolongan pada menit-menit terakhir.

“Kalah atau menang, itu sudah biasa dalam sebuah pertandingan. Yang penting, para pemain telah menunjukkan semangatnya dalam mengejar ketertinggalan, meski pada akhirnya gagal terwujud,” pungkasnya.

Kendati menelan kekalahan, posisi Persela di klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2013 masih belum mengalami perubahan. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut tetap berada di peringkat kesebelas, dengan 29 poin dari 26 laga. Sedangkan Mitra Kukar kembali menggeser posisi Barito Putra, dari posisi kelima. Mitra Kukar mengungguli Barito Putra dengan tiga poin, dengan mengumpulkan 49 angka. (gk-43)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait