thumbnail Halo,

Widodo senang karena para pemainnya bisa menahan emosi di babak kedua.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK   

Di luar dugaan banyak pihak, Gresik United sukses membungkam tuan rumah Pelita Bandung Raya (PBR) 2-1 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Senin (24/6).

Menurut pelatih Gresik United Widodo Cahyono Putro, kesuksesan timnya meraup tiga poin dalam laga kali ini, lebih dikarenakan pengendalian emosi para pemainnya yang sudah mulai terlihat bagus.

“Permainan dari menit awal sudah bagus. Namun, sempat dibuyarkan dengan emosi para pemain. Namun memasuki babak kedua, saya instruksikan kepada para pemain untuk bisa menahan emosinya. Dan ternyata itu berhasil, di mana permainan kami menjadi lebih stabil setelah itu,” ungkap Widodo kepada GOAL.com Indonesia.

Widodo memang pantas bersyukur, karena dalam laga ini Gresik United tertinggal lebih dulu oleh gol Gaston Castano melalui titik putih pada menit ke-43. Tapi di babak selanjutnya, skuat tim berjuluk Laskar Joko Samudro mampu membalas dengan dua gol sekaligus, dan berhasil mempertahankannya sampai peluit panjang dibunyikan oleh wasit.

Dua gol kemenangan bagi Gresik United, masing-masing disumbang oleh Ngon A Mamoun pada menit ke-49 dan heading Agus Indra Kurniawan di menit ke-70. Agus Indra sukses memperdaya kiper PBR Eddy Kurnia, memanfaatkan umpan matang yang disodorkan oleh Siswanto dari sisi kiri pertahanan PBR.

“Tujuan kami tidak hanya mencari kemenangan, tetapi permainan yang bagus itu lebih penting,” terangnya.

Faktor emosi, juga sempat menjadi sorotan Widodo tatkala timnya dibekuk Sriwijaya FC 1-2 di laga terakhirnya, sebelum jumpa PBR. Saat itu, Gresik United yang sudah unggul lebih dulu, dipaksa pulang dengan kepala tertunduk.

“Setiap hasil pertandingan, pasti memberikan pelajaran tersendiri. Kami belajar banyak, usai dikalahkan Sriwijaya kemarin. Dan faktor utamanya, memang terletak pada pengendalian emosi pada diri pemain itu sendiri. Selain itu, koordinasi lini belakang yang kurang, juga saya perbaiki jelang lawan PBR,” kata Widodo.

Hasil ini, membuat Laskar Joko Samudro untuk sementara menggusur tempat tim tetangga Persela Lamongan. Tambahan tiga poin, menjadikan Gresik United berhak berada di urutan kesembilan klasemen sementara dengan 31 poin.

Sementara Persela harus turun satu strip, karena hanya mengoleksi 29 poin. Sedangkan PBR, masih tertahan di peringkat ke-15 dengan torehan 25 poin.

Tak hanya sukses naik peringkat, namun Gresik United juga berhasil kembali menuai hasil apik kala menjalani laga away. Sebelum dikalahkan Sriwijaya FC, Laskar Joko Samudro di bawah arahan Widodo, sukses menahan laju tuan rumah Persela, Arema, Persepam Madura United (P-MU), dan bahkan juga menang di markas Persiwa Wamena. (gk-43)



Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait