thumbnail Halo,

Rumput berstandar internasional ini, diklaim cocok dengan cuaca tropis dan memiliki kelembutan yang bagus.


GOALLIPUTAN     HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   

Dalam waktu dekat, cibiran mengenai kondisi lapangan Stadion Surajaya yang menjadi base camp dari tim Persela Lamongan, akan segera teratasi. Hal itu dikarenakan, proses perbaikan lapangan sudah mulai dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Proses pembenahan rumput di stadion yang terletak di Jalan Nasional Babat-Surabaya tersebut, dimulai dengan mengupas rumput lama. Usai pengupasan selesai dilakukan, maka rumput ini dibawa menuju lapangan latihan tim Persela yang berada di Kecamatan Deket. Sedangkan rumput baru berjenis stolon shuldin dengan tipe 419 m sudah disiapkan di Malang, dan ditanam di lahan seluas 7.150.000 meter persegi.



Rumput tersebut memiliki tampilan lebih artistik. Karena jika dipotong dengan arah pemotongan yang berbeda, maka akan terlihat seperti memiliki dua warna dengan ketinggian rumput yang sama. Sehingga lapangan Surajaya nantinya, akan semakin indah dipandang.

Setelah seluruh rumput lama selesai dikupas, selanjutnya akan dilakukan penggalian untuk memasang pipa perporasi (resapan). Pengisian median tanam baru dilakukan bersamaan dengan pemasangan sistem penyiraman, dan dilanjutkan dengan penanaman rumput baru.

“Bukan hanya rumput Surajaya saja yang akan diganti. Namun median tanamnya, juga akan diganti dengan bahan yang lebih mudah dalam mengalirkan air, serta akan ditinggikan sekitar 15 centimeter dari drainase utama,” tutur Kepala Dinas PU Cipta Karya Mochammad Wahyudi kepada Goal Indonesia.

Rumput berstandar internasional ini, diklaim cocok dengan cuaca tropis dan memiliki kelembutan yang bagus. Sehingga akan terkelupas, saat pemain menendang bola dan menyentuh permukaan lapangan.

“Dengan anggaran Rp1,21 Miliar, kami juga akan melengkapi Stadion Surajaya dengan penyiram rumput modern,” koarnya.



Sistem penyiraman ini akan menggunakan mesin dengan kapasitas 15 KW. Air untuk menyiram lapangan didistribusikan melalui 16 sprinkler di lapangan, dan dua unit lainnya sebagai cadangan. Sebanyak empat unit sprinkler di tengah bertipe full circle (putaran penuh), dan 12 unit di tepian lapangan bertipe half circle (setengah putaran).

Untuk proses pengerjaan, diperkirakan bakal rampung pada 21 Juli mendatang. Setelah itu, Laskar Joko Tingkir-julukan Persela Lamongan, sudah bisa kembali berlaga di Stadion Surajaya dengan rumput berstandar internasional.



Sehingga sesuai dengan jadwal yang sudah dilansir oleh PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi, Persela bakal kembali menggunakan Stadion Surajaya saat menjamu Persipura Jayapura (22/8) dan Persiwa Wawena (27/8).

Sebelumnya, banyak yang mencibir bila Stadion Surajaya sebagai stadion yang memiliki kualitas tanah dan rumput yang jelek. Permukaan tanah yang terlalu keras dan rumputnya tidak rata, bahkan cenderung licin, membuat para pemain rentan mengalami cedera. (gk-43)


Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait