thumbnail Halo,

Emosi yang labil hanya membuat pemain kehilangan konsentrasi di lapangan, serta tidak bisa konsisten dalam menjalankan pertandingan.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI    GRESIK   
 
Bakal dijamu Pelita Bandung Raya (PBR) di Stadion Jalak Harupat, Senin (24/6), membuat Gresik United mewanti-wanti para pemainnya untuk bermain tenang tanpa emosi, demi memetik ambisi mendapatkan poin di kandang lawan.

Menurut pelatih Gresik United Widodo Cahyono Putra, pemain Gresik United harus bisa mengontrol emosinya di lapangan. Sebab, jika emosi pemain labil di lapangan, tentunya akan berimbas buruk pada permainan tim. Hal ini sempat terlihat di laga away terakhirnya, di mana Gresik United harus takluk 1-2 dari Sriwijaya FC, meski sempat memimpin lebih dulu.

“Emosi pemain harus tetap terkendali. Seperti apa pun situasinya, apakah terbebani oleh cuaca yang panas atau keputusan wasit yang kurang pas, pemain harus bisa menjaga emosinya. Percuma bisa memimpin, tapi akhirnya kandas,” ujar Widodo kepada Goal Indonesia.

Ia juga menjelaskan, emosi yang labil hanya membuat pemain kehilangan konsentrasi di lapangan, serta tidak bisa konsisten dalam menjalankan pertandingan. Padahal, konsentrasi sangat dibutuhkan sepanjang pertandingan.

“Pemain harus tetap konsisten dengan permainannya di lapangan. Konsentrasi juga tidak boleh kendor sedikitpun, karena lengah sedikit saja bisa berpengaruh pada hasil akhir pertandingan,” pesan Widodo.

Di klasemen sementara ISL 2013, Shohei Matsunaga dkk kini menduduki peringkat ke-12 dengan raihan 28 poin. Hasil ini diperoleh tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut dari 25 pertandingan, dengan rincian tujuh kali menang, seri tujuh kali, dan kalah 11 kali.

Usai bertandang ke markas Sriwijaya, di Stadion Jakabaring Palembang, Rabu (19/6) lalu. Skuat Gresik United memang tidak pulang terlebih dahulu, namun tim langsung bergerak menuju ke Bandung dan mempersiapkan diri menyongsong laga menghadapi PBR.

Pasca takluk 2-1 dari Sriwijaya, Widodo pun langsung mengevaluasi dan membenahi kelemahan timnya, khususnya lini belakang yang sering kehilangan koordinasi. Dua gol Sriwijaya ke gawang Gresik United yang dicetak oleh Ramdani Lestaluhu dan Erick Weeks Lewis, menurut Widodo, terjadi lantaran buruknya para pemainnya dalam melakukan koordinasi.

“Lini belakang harus kokoh. Koordinasi antar pemain harus terjalin apik. Selain itu, stamina pemain harus dijaga. Usai lawan Sriwijaya, stamina pemain terkuras hebat, karena bermain dalam cuaca yang sangat panas," tutupnya. (gk-43)


Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait