thumbnail Halo,
Didik bertekad membawa Persela memberikan yang terbaik agar terhindar dari ancaman degradasi

Stadion Direnovasi, Persela Serasa Lakoni Tujuh Away

Didik bertekad membawa Persela memberikan yang terbaik agar terhindar dari ancaman degradasi

LIGA Indonesia

Stadion Surajaya bisa digunakan kembali saat Persela menjamu Persipura.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   

Terkait dengan banyaknya cibiran mengenai kondisi permukaan lapangan Stadion Surajaya, pihak panpel Persela Lamongan akhirnya akan melakukan perbaikan dalam waktu dekat. Imbasnya, dua laga kandang yang bakal dimainkan oleh skuat Persela harus dipindah ke stadion alternatif.

Usai menghadapi Persija Jakarta (16/6) di laga terakhirnya, skuat Persela memang akan melakoni tur Kalimantan menghadapi Persisam Samarinda (23/6) dan Mitra Kukar (27/6). Nah, setelah itu barulah mereka akan menjalani laga home, menjamu Persiba Balikpapan (3/7) dan Barito Putra (6/7). Dua laga ini yang dipastikan tidak akan bisa diselenggarakan di Stadion Surajaya, lantaran proses renovasi tengah berlangsung.

“Selama proses renovasi berjalan, kami melalui lima laga away dan dua laga home. Namun, semuanya kami lakukan di luar Stadion Surajaya, termasuk saat menjamu Persiba dan Barito. Jadi, rasanya kami seperti melakoni tujuh laga away secara berturut-turut,” ungkap pelatih caretaker Persela Didik Ludiyanto kepada GOAL.com Indonesia.

Apa yang dikatakan Didik memang beralasan. Sebab setelah empat laga di atas, Persela masih akan menjalani tiga lawatan beruntun. Masing-masing kontra Sriwijaya FC (11/7), Persiram Raja Ampat (19/7), dan Persidafon Dafonsoro (23/7).

“Baru setelah rentetan tujuh pertandingan tersebut, kami akan bisa kembali bermain di hadapan pendukung sendiri. Menurut tinformasi yang saya terima dari panpel, Stadion Surajaya bisa digunakan kembali saat kami menjamu Persipura (22/8),” paparnya.

Meski begitu, Didik menilai, itu bukan kendala utama bagi tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. Sebab ia menegaskan, bila anak asuhanya siap bermain di manapun dan sudah bertekad memberikan yang terbaik bagi tim, guna menjauhkan Persela dari ancaman degradasi di akhir musim kompetisi.

“Saya dan para pemain sudah bertekad, untuk memberikan yang terbaik guna menyelamatkan Persela dari ancaman degradasi. Sebab sayang bila kami degradasi, karena stadion sudah direnovasi. Soal stadion yang bakal menjadi alternatif, biarlah manajemen yang menentukan. Di mana pun, kami siap mendukung keputusan manajemen,” tegas Didik.

Sementara itu, asisten manajer Persela Yuhronur Effendi saat dikonfirmasi mengenai stadion alternatif yang bakal digunakan oleh Laskar Joko Tingkir mengatakan, bila kemungkinan besar pihaknya akan menggunakan Stadion Wilis yang berada di Madiun, sebagai alternatif saat menjamu Persiba dan Barito.

“Kami belum sepakat seratus persen, tapi kemungkinan besar di Stadion Wilis. Sebab kami sudah pernah merasakan bermain dan menyelenggarakan pertandingan di sana. Selain itu, sarana dan prasarana di Stadion Wilis juga bagus dan memadai kok,” tutur Yuhronur.

Ya, ketika Stadion Surajaya melakukan renovasi sektor penerangan dan pencahayaan, skuat Persela juga pernah memakai Stadion Wilis sebagai home base sementara. Ketika itu, mereka menjamu lawan-lawannya di Stadion Wilis dalam beberapa kali pertandingan. (gk-43)

Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait