thumbnail Halo,
Semen Padang sukses memenuhi target memuncaki klasemen sementara IPL

Pesta Gol, Semen Padang Naik Ke Puncak Klasemen

Semen Padang sukses memenuhi target memuncaki klasemen sementara IPL

Muhammad Fitrah

Dengan kemenangan ini, Semen Padang naik ke puncak klasemen sementara IPL.


LIPUTAN  RIZAL MARAJO     DARI  PADANG    

Semen Padang FC (SPFC) ternyata masih terlalu tangguh bagi tamunya PSLS Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darusalam (NAD). Dalam laga lanjutan Indonesian Premier League (IPL) 2013 Rabu (12/6) petang di Stadion H. Agus Salim Padang, "Kabau Sirah" berpesta gol, menggunduli PSLS enam gol tanpa balas.

Pesta gol SPFC sudah dimulai sepuluh menit pertandingan berlangsung, ketika Esteban Vizcarra menjaringkan gol ke gawang Krismanto.

Skuat Jafri Sastra menambah gol lagi menit ke-27, melalui aksi Edward Wilson Junior. Bahkan, empat menit kemudian, striker asal Liberia ini kembali mengoyak gawang lawan. Dengan tambahan dua gol itu, membawa Edward sementara memimpin daftar top skor dengan sepuluh gol.

Belum puas dengan keunggulan 3-0, Vizcarra mencetak gol keduanya dalam laga ini menit ke-39. Sekaligus menutup babak pertama dengan skor 4-0 untuk SPFC.

Di babak kedua, SPFC masih bernafsu menambah gol. Hasilnya menit ke-50, Vendry Mofu menambah keunggulan SPFC menjadi 5-0. Bahkan, satu menit kemudian kapten Ellie Aiboy tak mau ketinggalan, menjadikan skor 6-0.

Unggul enam gol, sepertinya sudah cukup memuaskan bagi juara bertahan IPL ini. Buktinya tak ada lagi gol tercipta sampai wasit Rorim Situmeang meniup pluit panjang.

Dengan kemenangan ini, ambisi SPFC untuk kembali menguasai puncak klasemen tercapai. SPFC mengantongi 22 angka, unggul dua angka dari Perseman Manokwari.

Atas kemenangan anak asuhnya, pelatih Jafri Sastra memuji pemainnya yang bermain sangat baik dan bisa menjalin kerjasama solid di lapangan.

"Saya sempat khawatir, kalau anak-anak kehilangan aura pertandingan karena hampir sebulan tidak bertanding di laga kompetitif," ucap Jafri usai laga.

Sementara, pelatih PSLS Nasrul Koto secara jantan mengakui Semen Padang memang lebih unggul segala hal dalam pertandingan tadi.

Selain itu, pelatih yang mantan punggawa timnas era 1990-an itu juga mengeluhkan aspek nonteknis dihadapi timnya, termasuk faktor kelelahan karena perjalanan jauh dari Lhokshumawe ke Padang via Medan.

"Namun itu semua bukan menjadi alasan, karena hal yang sesungguhnya Semen Padang memang bermain jauh lebih baik dari kami," ucapnya. (gk-33)

Terkait