thumbnail Halo,

Untuk menjaga situasi kondusif di laga kandang Persija Jakarta, The Jak mengajak Viking berdamai.


OLEH DEWI AGRENIAWATI

Bukan rahasia lagi kalau selama ini Persija Jakarta dan Persib Bandung merupakan musuh bebuyutan di atas lapangan. Rivalitas pun berimbas pada suporter kedua tim. Sudah bukan kabar aneh jika pertemuan kedua tim selalu diwarna bentrok kedua suporter. Tak jarang, suporter dari kedua tim meregang nyawa.

Setelah sekian lama berseteru, The Jak mengajak Viking untuk berdamai. Mereka ingin mengubur dalam-dalam kenangan kelam masa lalu yang berimbas pada stigma negatif bagi kedua kelompok suporter yang ujung-ujungnya merugikan mereka sendiri.

Ajakn damai itu tak lepas dari komitmen The Jak dalam menjaga situasi kondusif saat Persija tanding di Jakarta. Sebab, selama ini Persija sulit memainkan laga kandang di Jakarta lantaran ulah oknum The Jak yang kerap bikin onar.

Seperti diketahui, Persija telah kembali diberikan lampu hijau untuk menggelar laga kandangnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno [SUGBK] Jakarta. Laga versus Persiwa dimainkan di Stadion Lebak Bulus, Jakarta. Itu lantaran SUGBK dipakai acara keagamaan pada 2 Juni. Barulah pada laga kontra Persipura pada 4 Juni lalu, Persija tampil di SUGBK dengan dukungan penuh The Jak.

"Selama ini kami sering ditegur pihak keamanan. Itu kami anggap sebagai pelajaran agar lebih kreatif dan mengesampingkan egoisme suporter. Kalau kami tidak berubah, yang rugi justru Persija," tegas ketua umum The Jak Lariko Ranggamone .

"Jadi, mari tinggalkan dendam masa lalu. Bukan zamannya lagi rusuh antarsuporter. Termasuk dengan Viking. Kami siap awasi The Jak yang ingin lakukan sweeping atau melarang Viking masuk stadion," cetus Lariko.

Terkait