thumbnail Halo,
Blitz Tarigan menyatakan pemain Persija sudah lama tidak didukung fans di Stadion Utama

Didukung Jakmania, Pemain Persija Jakarta Gugup

Blitz Tarigan menyatakan pemain Persija sudah lama tidak didukung fans di Stadion Utama

www.ongisnade.co.id

Tim Macan Kemayoran tidak mendapatkan dukungan langsung dari fans di Stadion Utama sejak Februari lalu.


OLEH    DONNY AFRONI


Asisten pelatih Persija Jakarta Blitz Tarigan mengungkapkan, kekalahan 3-2 yang dierima tim Macan Kemayoran dari Persipura Jayapura disebabkan para pemain merasa gugup tampil di hadapan pendukungnya sendiri.

Sejak Februari, The Jakmania, fans Persija, tidak bisa memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangannya di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Persija lebih sering memainkan laga kandang di luar Jakarta. Sekalipun bermain di Jakarta, laga Persija tidak bisa disaksikan penonton di stadion. Sebelumnya, tim besutan Benny Dolo ini menjamu Persiwa Wamena di Stadion Lebak Bulus.

“Para pemain gugup bermain di hadapan The Jakmania, karena baru kali ini mereka kembali bermain dengan dukungan langsung suporter di pertandingan home,” ungkap Blitz dalam keterangannya kepada wartawan.

“Itu juga yang membuat Persipura bisa mencetak gol cepat. Mereka hanya menonton saja tanpa bisa melakukan reaksi. Pemain sempat ditanya, kenapa hal itu bisa terjadi, mereka bilang karena gugup. Mereka sebetulnya berusaha memberikan yang terbaik.”

Mengenai ditariknya Emmanuel Kenmogne, Tarigan menyatakan, kondisi fisik pemain tersebut masih belum bugar, karena baru menyelesaikan kompetisi di Liga Siprus.

“Kami tidak bisa memaksimalkan Kenmogne, sehingga ditarik keluar di babak kedua, karena dia butuh istirahat setelah bermain di liga Siprus. Kami tidak mau mengambil risiko, dia bisa cedera,” ujar Blitz.

Terkait