thumbnail Halo,
Widodo mengatakan timnya mampu mengeksplorasi kelelahan Persib

Gresik United Sukses Manfaatkan Kelelahan Persib

Widodo mengatakan timnya mampu mengeksplorasi kelelahan Persib

Antara

Widodo juga mengatakan, anak asuhannya mampu menguasai dan mematikan pergerakan para gelandang Persib.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  GRESIK    

Skuat Gresik United akhirnya memenuhi harapan untuk bisa mengalahkan Persib Bandung. Dalam pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Petrokimia, Senin (3/6), Gresik United menang tipis 2-1 atas Maung Bandung.

“Pertandingan tadi berjalan cukup bagus, karena kedua tim saling menyerang. Hanya saja, kami yang akhirnya mampu keluar sebagai pemenang. Itu juga tak lepas dari keberhasilan kami, mengeksplorasi kelelahan yang dialami oleh Persib usai lawan Arema,” ujar pelatih Gresik United Widodo Cahyono Putro kepada GOAL.com Indonesia.

Dalam laga ini, dua gol Gresik United dihasilkan oleh gol bunuh diri Abanda Herman pada menit ke-22 dan Siswanto di menit ke-50. Sementara gol balasan Maung Bandung, dicetak oleh pemain pengganti Airlangga Sucipto, empat menit jelang waktu normal berakhir.

“Itulah... para pemain itu bukan robot, semua pasti punya rasa capek. Karena itu sebelum pertandingan, saya mewanti-wanti kepada para pemain untuk bisa memanfaatkan kelelahan yang dialami para pemain Persib. Kami sendiri sudah mengalaminya, saat dikalahkan Persita [Tangerang] kemarin,” sambung Widodo.

Saat dikorek lebih detail mengenai kunci sukses memenangi laga kali ini, Widodo mengatakan, selain berhasil memanfaatkan faktor kecapekan tim lawan, anak asuhannya juga mampu menguasai dan mematikan pergerakan para gelandang Persib, yang minus Hariono dan Firman Utina pada laga kali ini.

“Saya tahu Persib sedang kecapekan, makanya saya instruksikan kepada para pemain untuk berani memainkan tempo tinggi pada laga kali ini. Selain itu, saya juga instruksikan kepada para pemain untuk memainkan bola cepat di daerah pertahanan Persib, umpan kombinasi satu-dua, dan tak melulu harus dengan umpan lambung,” papar mantan asisten pelatih timnas U-23 tersebut.

Dan itu terbukti, di mana gol pembuka Gresik United yang ‘dicetak’ oleh Abanda Herman, berawal dari penetrasi yang dilakukan Sultan Samma di sektor kiri pertahanan Persib. Sultan yang berhasil memenangi adu sprint dengan bek Persib, mampu melepaskan tendangan keras. Bola itu sempat mengenai badan dari Abanda Herman, yang membuat bola berbelok arah dan masuk ke gawang I Made Wirawan.

“Sekali lagi, saya sudah yakin akan hasil ini. Saya juga sudah tekankan kepada para pemain, untuk sebisa mungkin memanfaatkan peluang ini. Dan saya bersyukur, para pemain mampu menjawab tantangan itu dengan baik. Selamat buat para pemain, yang telah bekerja keras dan memberikan kemampuan terbaiknya kali ini,” tuturnya.

Widodo sendiri sempat berandai-andai saat dikorek oleh para wartawan, semisal Aldo Barreto bermain dalam laga kontra Persib.

“Ya, mungkin bisa saja skornya tidak 2-1. Bisa jadi 3-1 atau lebih. Karena saya melihat, masih banyak peluang yang belum dimaksimalkan oleh para pemain menjadi gol,” pungkasnya.

Dengan tambahan tiga poin, kini tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut langsung merangsek ke peringkat kesembilan. Raihan 27 poin dari 23 kali pertandingan, membuat Gresik United menggeser posisi Persiwa Wamena, Persela Lamongan, Persepam Madura United (P-MU), Persija Jakarta, dan Persiba Balikpapan. (gk-43)

Terkait