thumbnail Halo,

Giman Nurjaman mengatakan, upaya untuk menumpuk pemain di belakang gagal karena pergerakan tanpa bola yang cepat dari pemain Arema.


OLEH  AHSANI TAKWIM, MALANG     Ikuti di twitter

Melawan tim Arema dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) pekan ke-23, Persita harus mengakui keunggulan tuan rumah. Namun menurut sang arsitek, Giman Nurjaman, kekalahan itu tidak perlu diratapi.

"Arema punya organisasi serangan yang sangat bagus. Saya pikir awalnya kita bisa menahan minimal seri di sini. Namun faktanya kita kesulitan meladeni serangan meraka. Saya ucapkan selamat kepada Arema atas kemenangan ini," kata Giman dalam jumpa pers usai pertandingan.

Giman mengatakan jika ketiga gol Arema berasal dari kelengahan anak buahnya dalam menerima situasi penyerangan lawan.

Giman awalnya menggunakan strategi untuk menjaga tiga pemain depan Arema yang sore tadi diperagakan oleh Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, dan Alberto Goncalves. Namun fakta dilapangan, ketiga striker itu terutama dua nama terakhir kerap turun menjemput bola. Sehingga, ketika dikawal, ada pemain yang bergerak masuk dari lini kedua.

"Pergerakan tanpa bola milik Arema sangat cepat, apalagi ketika kami terkena gol bunuh diri, seketika itu mental para pemain langsung drop, salah satu buktinya adalah usai kebobolan, banyak pemain melupakan daerah pertahanan," kata Giman.

Satu hal yang membuat Persita tetap pulang ke kandangnya dengan kepala tegak adalah mereka masih mendapatkan tiga poin. Kemenangan itu diperoleh saat Maman cs. menang dengan skor 2-0 di stadion Tri Dharma Gresik, (30/5).

"Kita masih mendapatkan poin, dan itu yang kita syukuri saat ini," kata Giman.

Terkait