thumbnail Halo,

Gomes menjalani laga debutnya menangani skuat Persiram saat menghadapi Persisam Samarinda.


LIPUTAN     HAMZAH ARFAH     DARI     GRESIK    

Raihan kurang maksimal bersama Persela Lamongan di awal kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013, rupanya tak mempengaruhi nilai ‘jual’ Gomes de Oliviera. Buktinya, ia masih diminati oleh manajemen Persiram Raja Ampat untuk melatih skuatnya, menggantikan posisi Jaya Hartono yang dipecat.
 
“Sudah seminggu saya berada di Raja Ampat. Saya sudah berada di Persiram sejak 24 Mei kemarin. Saat tim menang 5-0 atas PSPS Pekanbaru, saya sudah ada di Raja Ampat,” ujar Gomes saat dihubungi GOAL.com Indonesia.

Menurut pelatih berkebangsaan Brasil tersebut, ia memang direkomendasikan menggantikan posisi Jaya Hartono, yang dinilai oleh manajemen Persiram gagal memenuhi target tim. Posisi Persiram yang kini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara, dinilai oleh manajemen tidak sesuai dengan harapan semula.

“Belum ada pembicaraan terkait target secara pasti. Tapi yang saya tahu, klub menginginkan meraih poin sebanyak mungkin baik tandang maupun kandang, agar bisa berada di peringkat yang lebih baik,” sambungnya.

Gomes sendiri menjalani laga debutnya menangani skuat Persiram saat menghadapi Persisam Samarinda, Jumat (31/5). Ia mengaku, jika kondisi timnya kini sudah bagus dan sedang diliputi motivasi tinggi usai menang telak 5-0 atas PSPS Pekanbaru, Minggu (26/5) lalu, dalam pertandingan yang dilaksanakan di Raja Ampat.

“Anak-anak dalam keadaan siap tempur, tidak ada yang menderita cedera atau akumulasi kartu saat ini. Persiram ingin raih poin di Samarinda, sekaligus meneruskan penampilan terbaik kami,” papar Gomes.

Di awal musim ini, Gomes memang pernah menjabat posisi pelatih kepala di Persela. Namun raihan prestasi yang kurang menjanjikan, membuat Gomes harus rela meninggalkan Lamongan, meskipun dengan berat hati. Usai meninggalkan Persela, posisinya lantas diteruskan oleh asistennya Didik Ludiyanto.

Meski kurang sukses bersama Persela, namun Gomes sempat menjadi buah bibir kala memimpin skuat Persiwa Wamena, musim sebelumnya. Saat itu, Persiwa yang masih diperkuat oleh duet Erick Weeks Louis dan Boakay Eddie Foday, berhasil dibawanya finish di peringkat ketiga.

“Selain faktor teknis, melatih juga butuh faktor keberuntungan. Materi pemain bagus, bukan sebuah jaminan mutlak. Ada hal lain yang juga dibutuhkan, kekompakan dan solidnya sebuah tim adalah kunci dasar,” pungkasnya.

Baik Persiram maupun Persiwa, merupakan kontestan ISL yang sama-sama berhome base di Bumi Papua. So, apakah Gomes akan menularkan raihan positifnya di Persiwa ke skuat Persiram? Menarik untuk diikuti. (gk-43)

Terkait