thumbnail Halo,

Novi dan PSPS diharapkan mau mengembalikan uang muka yang sempat diterima Novi saat penandatanganan kontrak.


LIPUTAN   NINA RIALITA     DARI    MEDAN    

Manajemen PSMS Divisi Utama LPIS menuntut bek Novi Handriawan, yang hengkang dari tim dan berlabuh ke PSPS Pekanbaru. Novi yang hijrah beberapa hari sebelum PSMS melakoni kompetisi divisi utama LPIS ini, diketahui sudah dua laga memperkuat PSPS.

CEO PSMS LPIS, Wimvi Tri Hadi mengaku sudah mendengar kepindahan Novi. "Ya saya sudah dengar soal itu. Karena itu, kami merencanakan untuk menuntut Novi dan PSPS. Karena statusnya Novi terikat resmi di sini (PSMS) tapi tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Begitu juga dengan PSPS," ujarnya.

Wimvi mengatakan, Novi dan PSPS diharapkan mau mengembalikan uang muka yang sempat diterima Novi saat penandatanganan kontrak. "Dia sudah terima DP. Sekitar 37 juta. Sedangkan,  gaji sudah juga dia  terima sekitar 20 sampai 30 persen selama di PSMS," timpalnya.

"Saya akan konsultasikan dulu dengan lawyer teman saya dan dia juga merupakan agen FIFA," lanjutnya.

Wimvi menyebutkan, tindakan manajemen PSMS dilatarbelakangi karena kecewa dengan sikap Novi yang pergi tanpa permisi ke PSMS. "Ya pasti kecewalah. Kalau mau pergi harusnya ada pemberitahuan ke manajemen atau pelatih," tegasnya.

Sementara itu,  Pelatih Kepala PSMS LPIS, Edy Syahputra menambahkan Novi baru menghubungi dirinya, Minggu (19/5) kemarin lewat pesan singkat PSMS untuk minta izin memperkuat di PSPS.
"Iya akhirnya tadi (Minggu) dia memberitahukan lewat SMS kepada saya kalau dia pamit ke PSPS. Dia bilang awalnya tidak ada niat ke PSPS sewaktu tidak lagi latihan, karena kecewa dengan keadaan manajemen tim (PSMS). Tapi sembari menunggu ternyata ada tawaran dan dia ambil," jelasnya.

Edy pun tak habis pikir, jika kelak alasan Novi pindah memang karena finansial di PSMS. Sebab, PSPS juga bukan klub yang berada dalam kondisi keuangan terbaik. "Iya benar PSPS juga sedang dilanda masalah. Tapi tidak mungkin juga saya  menasehati dia ngapain kesana. Toh dia sudah main dua pertandingan. Kemarin kawan-kawannya juga curhat soal PSPS dan heran juga. Kok orang (pemain PSPS) ramai-ramai keluar malah dia masuk," beber Edy.

Edy sendiri mengatakan tanpa kehadiran Novi,  PSMS sempat kelimpungan di barisan belakang. Namun, seiring waktu tanpa kehadiran Novi PSMS bisa tampil cukup baik di lima laga yang sudah dilakoni tim tanpa kekalahan. Posisi Novi sebagai center back sudah diambil alih Irwanto sejak laga perdana PSMS.  "Awalnya Novi memang pilihan utama dan sempat ragu dengan Irwanto di awal. Tapi ternyata dia bisa buktikan dengan pengalaman dan skillnya untuk memberi rasa aman bagi lini belakang. Saya pikir sejauh ini cukup berhasil," pungkasnya. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait